3BOGOR TODAY – Bobroknya sistem Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) milik Bogor Trade Mal (BTM), belum tuntas total. Pun BPLH Kota Bogor me­nyatakan pihak manajemen su­dah melakukan usaha perbaikan, namun hingga kini perkara ini belum beres sepenuhnya. Uji lab­oratorium masih dilakukan dan semuanya menunggu hasil.

Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup (BPLH) Kota Bogor, Lilis Sukartini mengatakan pihaknya sudah memberikan teg­uran pertama dan masih menung­gu hasil limbah yang sedang di­periksa di Lab.

“Surat teguran pertama su­dah diberikan pada pihak BTM dan saat ini hanya menunggu ha­sil yang diberikan oleh Laborato­rium IPB saja untuk menindaklan­jutinya,” ujarnya.

Lilis menjelaskan proses un­tuk surat teguran selanjutnya itu adalah dua minggu setelah diuji­kan dan keluar hasilnya. “Proses di lab itu hasilnya baru keluar dua mingguan setelah diujikan,” be­bernya.

Baca Juga :  Kota Bogor Belum Layak Disebut Kota Ramah Anak

Selanjutnya, terkait bau bu­suk yang masih saja tercium di sekitaran mal lilis menyarankan untuk menghilangkan bau den­gan formula. “Kalau untuk bau kan tinggal di semprot pakai EM 4 saja nanti juga hilang baunya,” tuturnya.

Terpisah, Ketua Komisi C DPRD Kota Bogor, Yus Ruswandi, mengatakan bau yang ditimbul­kan oleh Mal BTM dapat membuat makhluk hidup mati dikarenakan pengelolaan air limbah yang ru­sak itu. “coba saja masukkan ikan ke dalam sudah pasti langsung mati,” ungkapnya.

Selain itu, Politikus Golkar itu juga menuturkan mal setingkat BTM, seharusnya mempunyai saluran Instalasi Pengelolaan Air Limbah yang terkontrol dengan benar dan tidak dibiarkan rusak. “Seharusnya Mal sekelas BTM yang notabene nya termasuk mal besar seharusnya memperhatikan saluran limbah dan tidak dibiar­kan berlama-lama dalam penger­jaannya,” jelas Politikus Golkar itu.

Baca Juga :  Pengurus PWI Sowan ke DPRD Kota Bogor

Salah seorang warga, Danis Bakti (26), dirinya merasa ter­ganggu dengan bau busuk yang ada di luar mal. “Luarnya saja bau gimana dalamnya. Saya sih baru dua kali masuk mal itu dan itu juga sudah lama enggak pernah kesana lagi sekarang-sekarang ini,” ujar Danis.

Dikonfirmasi, Manager Mar­keting dan Komunikasi Mal BTM, Sharon Vebrilla, berpura-pura tak tahu soal kasus ini. Ia men­gatakan, pihaknya sudah mem­perbaiki saluran Pengelolaan Air Limbah (IPAL). “kalau soal keru­sakan dan perbaikan sudah sele­sai,” begitu, kilahnya.

Disinggung soal bau busuk yang masih tercium disekitar mal BTM, Sharon mengatakan, sudah selesai semuanya mas dan tidak ada bau yang tercium lagi. “Su­dah engga ada bau kok mas, dan kan juga lagi progress pengerjaan juga,” begitu kata dia.

(Guntur Eko Wicaksono)