JAKARTA TODAY – Presiden Joko Widodo resmi melantik Teten Mas­duki sebagai kepala staf kepreside­nan di Istana Negara, pada Rabu (2/9/2015).

Penunjukan Teten dilakukan presiden untuk menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan yang men­inggalkan posisi tersebut guna men­jabat menteri koordinator bidang politik, hukum, dan keamanan.

Sebagai kepala staf kepreside­nan, seperti diatur Peraturan Pres­iden No.26 Tahun 2015 tentang Kantor Staf Presiden, Teten bakal mengemban beberapa tugas.

Di antaranya adalah memas­tikan program-program prioritas nasional dilaksanakan sesuai visi dan misi presiden, penyelesaian masalah secara komprehensif ter­hadap program-program prioritas nasional yang dalam pelaksanaan­nya mengalami hambata, serta pemantauan kemajuan terhadap pelaksanaan program-program prioritas nasional.

Baca Juga :  Akibat Hujan Deras, Ponpes Assyzahu Tangerang Diterjang Longsor

Ada pula tugas mengelola strategi komunikasi politik dan diseminasi informasi dan penyam­paian analisis data dan informasi strategis dalam rangka mendukung proses pengambilan keputusan.

Ketika ditanya wartawan men­genai rencana strategi yang akan ditempuh, Teten mengaku belum mau berbicara panjang. “Nanti­lah,” ujarnya.

Baca Juga :  Bima Arya Beri Pesan Untuk Ikuti Arahan Jokowi untuk Lepas Masker Kepada Warga Bogor

Teten selama ini dikenal se­bagai sosok yang dekat dengan Presiden Jokowi. Sebelum men­jadi kepala staf kepresidenan, dia merupakan anggota Tim Komuni­kasi Presiden.

Bahkan, selama masa kam­panye pemilihan presiden tahun lalu, dia selalu menemani Joko Widodo.

Teten Masduki sempat men­calonkan diri sebagai wakil gu­bernur Jawa Barat berpasangan dengan Rieke Diah Pitaloka pada 2013. Namun peluang Teten dan Rieke pupus setelah dikalahkan pasangan Ahmad Heryawan dan Deddy Mizwar.

(Yuska Apitya/net)