Ryo-Haryanto-Campos-Barcelona2015-3306Rio Haryanto ingin kembali ke jalur positif setelah mendapatkan hasil yang tak memuaskan di Belgia. Rio memasang target naik podium dalam seri GP2 berikutnya di Italia.

Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected]

Dalam dua balapan di Belgia, 22-23 Agustus lalu, Rio tak mendapatkan tambahan poin. Pe­balap Campos Racing itu finis di posisi ke-13 dalam feature race dan menempati posisi kesepu­luh dalam sprint race.

Hasil tersebut membuat po­sisi Rio di klasemen sementara tergusur ke peringkat ketiga. Dia masih mengumpulkan 109 poin, di bawah Stoffel Van­doorne (233 poin) dan Alexan­der Rossi (128 poin).

Seri kedelapan GP2 musim ini akan dilangsungkan di Sirkuit Monza, Italia, 5-6 September. Dengan panjang lintasan men­capai 5,793 km, Monza memiliki karakter cepat.

Mobil GP2 dapat menca­pai kecepatan di atas 330 km/ jam pada empat titik di trek ini. Kesempatan untuk menyalip banyak tersedia meski tanpa bantuan Drag Reduction System (DRS).

Untuk semua sesi lomba akhir pekan ini, ban dengan kompon hard dan medium akan disediakan oleh Pirelli.

“Setiap trek memiliki tan­tangannya masing-masing. Monza memerlukan setelan mobil low downforce dan low drag demi mencapai kecepa­tan puncak tertinggi dan men­catat lap time terbaik,” ujar Rio dalam rilis yang diterima detik­Sport.

“Adrenalin akan sangat ter­pacu ketika melaju kencang di trek lurus dan kemudian harus siap mengerem dengan keras tanpa mengunci roda atau ke­hilangan keseimbangan mobil,” lanjut Rio.

Melihat performa sebelum­nya ketika bertanding tanpa kendala teknis, dirinya yakin peluang naik podium selalu ter­buka lebar tahun ini.

“Semoga saya dapat kembali mengumandangkan ‘Indonesia Raya’ di Italia,” tandasnya. (*)