IMG_2174Bogor Today – Bogor Guitar Funatics (BGF) bukan hanya terpaku pada sebuah komunitas Guitar, terbukti di helatan gathering ke-11 BGF yang mengusung tema “Sound of Independence” pada hari Sabtu,  29 Agustus 2015 di Cafe Wajan Bekas, Jl. Padjajaran, Bogor dimana kali ini giliran para bassis yang dimanjakan oleh bintang tamu yang dihadirkan, Arya Setyadi bassis Wolfgangs, Voodoo, Arya De Papat dan juga solois yang telah memiliki dua album solo, “Light” dan “Anak Tengil”.

Baca Juga :  Bima Arya Janji Lagi, Biskita Trans Pakuan Akan Mengaspal Besok

Hari itu, Arya Setyadi memberikan talkshow mengenai pengalamannya mulai dari teknik permainan bass yang sering ia gunakan – seperti tapping, membentuk groove serta improvisasi – dan memberi motivasi kepada para bassis BGF agar tidak ‘minder’ dalam menampilkan permainan bassnya. Salah satu  instruktur bass di Institut Musik Indonesia (IMI) ini pun mengaku senang dapat berbagi pengalamannya kepada para member BGF.

“Aku jarang sekali mendapatkan pengalaman seperti ini. Pas aku menggelar klinik di luar kota, nyaris nggak ada audiens yang bertanya. Entah karena malu atau waktu yang diberikan terlalu sedikit. Mereka baru mau bertanya dan berbagi pengalaman ketika acara klinik usai, lebih tepatnya di lobi hotel tempat aku nginep. Itu pun nggak berlangsung lama, karena keesokan harinya aku harus terbang ke kota lain. BGF benar-benar luar biasa. Semoga tetap solid dan nggak ada persaingan antar member,” beber Arya sesaat sebelum pamit pulang.

Halaman:
« 1 2 | Selanjutnya › » Semua

1 KOMENTAR

Comments are closed.