HLPembangunan sarana dan prasarana (Sarpras) Persatuan Layang Gantung Indonesia (PLGI) Kabupaten Bogor mulai digagas. Venue yang sedianya menjadi miliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor itu berlokasi di Gunung Pancar

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Wacana pembangunan sarpras bagi PLGI Ka­bupaten Bogor terse­but mengingat segu­dang prestasi yang telah ditorehkan dalam berbagai ajang baik di tingkat lokal, regional maupun internasional. Salah satunya atlet PLGI Kabupaten Bogor Dede Supratman berhasil menyabet juara umum dalam Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat, belum lama ini.

Ketua Umum (Ketum) Pengurus Ca­bang (Pengcab) PLGI Kabupaten Bogor, Wawan Haikal Kurdi mengungkapkan bahwa selama ini PLGI Kabupaten Bo­gor menggelar latihan dengan menyewa lahan di Gunung Mas Puncak yang dike­lola oleh Perhutani.

“Waktu kita menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Ketepatan Mendarat di Gunung Mas Puncak, Dede Supratman berhasil menjadi juara umum. Kami berharap ke depan bisa memiliki sarana latihan sendiri, sehingga prestasi para atlet kita bisa lebih terpacu dan mening­kat,” katanya.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Wawan pun mengaku sudah me­nyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemkab Bogor. “Saya sudah memasu­kan usulan, dan melakukan komunikasi dengan pejabat di Dispora, dan KONI Kabupaten Bogor terkait kendala sarana dan prasarana latihan buat atlet kami. Saya berharap, tahun depan rencana pembangunan venue di Gunung Pancar benar-benar bisa direalisasikan Pemkab Bogor,” ujarnya.

Wawan menambahkan, persoalan tidak ada venue milik PLGI Kabupaten Bogor sudah disampaikan kepada Bupa­ti Bogor saat ada event dunia di Gunung Mas, belum lama ini.“Kalau memang ada waktu,saya ingin mengajak pejabat di Dispora Kabupaten Bogor dan juga pengurus KONI untuk bareng bareng melihat lokasi yang ada di Gunung Pancar, Kecamatan Babakan Madang,” ucapnya.

Baca Juga :  PWI Kota Bogor Berangkatkan 10 Wartawan Dalam Seleksi Porwanas Tingkat Jabar

Disana bisa lebih baik, lanjutnya, kalau di Gunung Mas Puncak ideal un­tuk satu jenis nomor perlombaan saja. “Venue yang ada di Gunung Pancar bisa memainkan tiga kategori, atau no­mor perlombaan. Sementara yang di Gunung Mas, hanya untuk satu nomor, yakni ketepatan mendarat,” jelasnya.

Sementara itu, Sekdispora Kabupat­en Bogor, Wawan Darmawan mengaku siap melakukan survei bersama jajaran pengurus KONI, dan PLGI Kabupaten Bogor terkait rencana peninjauan lokasi venue untuk PLGI Bumi Tegar Beriman yang ada di Gunung Pancar, Kecamatan Babakan Madang.

“Saya optimis, kalau di Babakan Madang ada venue untuk paralayang, dan gantole. Hal ini akan merangsang munculnya atlet-atlet paralayang, dan gantole di wilayah ini. Selain itu, akan berdampak juga pada peningkatan sek­tor pariwisata,” ungkapnya. (*)