49persibBANDUNG, Today – Usai memasti­kan lolos ke babak delapan besar Piala Presiden, Persib Bandung langsung mengagendakan latihan untuk para pemainnya yang tidak bermain secara penuh.

Sebanyak 10 pemain mengikuti sesi latihan yang dilaksanakan di La­pangan futsal Ciujung, Jalan Suprat­man, Senin (7/9) sore.

Ke-10 pemain tersebut adalah Shahar Ginanjar, Abdul Rahman, Dias Angga Putra, Taufiq, Atep, Mu­hammad Ridwan, Konate Makan, Rudiyana, Yandi Sofyan dan M Agung Pribadi.

“Yang main 90 menit kita kasih off, kemudian yang tidak main dan yang main hanya beberapa menit kita ada program latihan buat mere­ka hari ini,” tutur pelatih Jajang Nur­jaman saat ditemui usai memimpin latihan.

Djajang Nurjaman mengutarakan jika latihan ini bertujuan supaya para pemain yang kurang diberi ke­sempatan menit bermain bisa me­nyamai kondisi fisik rekan-rekannya yang bermain secara penuh.

Hal ini pun merupakan upaya pelatih yang karib disapa Janur itu untuk mempersiapkan mereka tampil saat menghadapi Martapura FC.

Baca Juga :  NPCI Dukung Atlet Paralympic Raih Juara Umum pada Paperda VI Jabar

Dirinya melakukan rotasi pemain berkenaan laga sudah tak menentu­kan bagi timnya, karena Persib su­dah dipastikan lolos ke babak dela­pan besar Piala Presiden.

“Ya tujuannya supaya kondisi fisik mereka tidak jauh berbeda ke­tika besok lawan Martapura, sangat mungkin pemain-pemain yang ti­dak turun kemungkinan akan ditu­runkaan,” ulasnya.

Sebanyak tiga pemain inti Persib sedang mengalami cedera, mereka adalah Supardi, Ilija Spasojevic dan Ridwan. Meski tidak diperkuat oleh tiga pemainnya tersebut Janur me­nuturkan tidak mengubah skema permainan.

Ia melanjutkan bila para pemain sudah terbiasa menjalani latihan dengan skema yang sudah terbiasa diterapkan.

“Berulang-ulang saya sampaikan skema yang sudah sering dalam lati­han ada beberapa kita jalan terus dengan orang atau pemain yang berbeda, artinya jika satu dua pe­main tidak bisa tampil kemudian saya harus merubah skema saya pikir tidak begitu,” beber Janur me­nyudahi wawancara.

Kurang Percaya Diri

Meski meraih kemenangan, pela­tih Persib, Djadjang Nurdjaman, menilai permainan timnya tidak seperti yang mereka perlihatkan, kala menghajar Persiba Balikpapan empat gol tanpa balas, 2 September lalu.

Baca Juga :  NPCI Dukung Atlet Paralympic Raih Juara Umum pada Paperda VI Jabar

“Pemain seperti kurang percaya diri, tidak berani memainkan bola, terlalu banyak membuang pelu­ang,” buka Djadjang, dalam konfer­ensi pers usai laga.

Pelatih yang akrab disapa Djanur itu menambahkan, salah satu kunci kemenangan timnya adalah peruba­han yang dilakukannya pada babak kedua.

Sehingga Firman Utina dan kawan-kawan mampu merebut pen­guasaan bola dari tim Bajul Ijo, yang berujung pada kemenangan.

Disinggung mengenai banyaknya pemain Maung Bandung yang ci­dera, Djanur menampik jika hal tersebut adalah imbas dari padat­nya jadwal pertandingan turnamen, serta permainan cepat yang diper­agakan oleh tim asuhannya.

“Cidera di dalam sepakbola tidak bisa diduga. Jadi pemain Supardi dan Spasojevic bukan karena ritme pertandingan yang tinggi dan bukan jadwal pertandingan yang padat. Karena Spaso juga sudah mengeluh­kan cederanya saat latihan,” tegas Djanur.

(Imam/net)