Berita-2BOGOR, Today – Atlet – atlet ber­prestasi yang banyak menorehkan prestasi bagi Kabupaten Bogor di berbagai ajang kejuaraan dan tur­namen, serta mengantarkan Bumi Tegar Beriman sukses di ajang Pe­kan Olahraga Daerah Jawa Barat (Porda Jabar) XII/2015 mayoritas lahir dari rahim Pusat Pembi­naan dan Latihan Pelajar Daerah (PPLPD) Kabupaten Bogor.

Tak pelak, lahirnya PPLPD Kabupaten Bogor berdampak positif terhadap prestasi olahraga di Bumi Tegar Beriman. Dari sini­lah, atlet-atlet muda asli daerah lahir, dan banyak menyumbang medali dalam berbagai event lo­kal, regional, nasional, bahkan internasional.

Salah satu contoh cabang olahraga (cabor) Kempo yang menelan kegagalan di Porda Jabar 2010, namun, seiring berdirinya kelas olahraga, dan PPLPD, Kempo Kabupaten Bo­gor kini menjadi salah satu tolak ukur di Porda, dengan raihan lima medali emas.

Baca Juga :  KORMI Kota Bogor Raih 9 Juara di 5 Inorga pada Pembukaan FORPROV ke 4 Tahun 2022

Perjalanan PPLPD hingga seperti sekarang ini memang ti­daklah semudah yang kita bay­angkan. Sebelum menjadi se­buah PPLPD, Kabupaten Bogor yang pada waktu itu baru memi­liki Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) di tahun 2009, terlebih dulu membuka kelas olahraga sesuai dengan blok grant yang di­canangkan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Bogor, Hendra Budiman optimistis dari PPLPD Kabupaten Bogor ini, nantinya bisa lahir atlet atlet andal yang bisa memperkuat Kontingen Merah Putih untuk berbagai event olahraga internasional.

“Kita harus bangga dengan adanya PPLPD Kabupaten Bogor. Sebab, saat ini sudah terbukti para atlet binaan PPLPD ber­prestasi dalam event kejurnas dll. Bahkan, kalau tidak salah, ada 35 atlet Popnas Jabar yang berasal dari PPLPD Kabupaten Bogor. Ini jelas prestasi yang membang­gakan,” katanya optimis.

Baca Juga :  NPCI Dukung Atlet Paralympic Raih Juara Umum pada Paperda VI Jabar

Namun demikian, kata Hen­dra, ia berharap pemerintah dae­rah juga harus memperhatikan hal-hal yang terkait dengan ke­butuhan atlet, dan kesejahteraan para pelatih yang ada di PPLPD Kabupaten Bogor. Bahkan, yang namanya honor untuk pelatih jangan sampai telat, atau ditunda tunda sampai dua, atau tiga bu­lan belum diberikan.

“Talenta lokal akan lahir dari sebuah program pembinaan yang terencana, dan terlaksana den­gan baik. Tapi, hal yang patut jadi perhatian Pemkab Bogor adalah soal kesejahteraan para pelatih yang menangani latihan para at­let di PPLPD Kabupaten Bogor. Saya tidak tahu persis, apakah sistem pemberian honor pelatih di PPLPD berjalan dengan lancar, atau tersendat,” tegasnya.

(Adilla Prasetyo Wibowo)