Untitled-1SELAIN ingin mengembangkan potensi yang besar, pengusaha Kota Bogor, Handoko Lesmana ingin membesarkan dunia industri mainan anak juga berencanan ingin mencari bakat warga Bogor untuk memajukan perusahaannya itu. Dan jika sudah menemukan pasar serta sumber daya manusia (SDM) yang cocok, maka Ia akan mendirikan pabrik diamond block di Indonesia. Pasalnya, sejauh ini LOZ Indonesia masih mengimpor produknya dari perusahaanpusat di China.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

LOZ merupakan sebuah pe­rusahaan dan merek dagang yang memproduksi diamond block, yakni sejenis block atau brick seperti LEGO berukuran nano. Perusahaanini hadir di Indo­nesia melalui CV Funbrick Indonesia yang akhirnyamendirikan perusahaan dengannama, LOZ Indonesia. FounderLOZ Indonesia, Handoko Lesmana mengatakan bahwa sebenarnya, mereka telah lebih dari dua tahun hadir di Tanah Air. Sampai saat ini, LOZ Indonesia ber­kantor di Surabaya dan Jakarta.

“Industi mainan ini masih sangat bisa dikembangkan. Namun tentunya, dalam pengembangan kita memerlukan sejum­lah faktor lain selain pasar. Sebab, tidak sulit bagi kami untuk mendirikan pabrik di Indonesia ini. Namun, jika pasarnyatidak ada, maka pengembangan kana sulit dilakukan dan perusahaan pasti ti­dak akan bertahan lama. Terlebih untuk mainan kreatif seperti diamond block ini.” Papar pria berkacamata itu.

Baca Juga :  Oknum Pengemudi Ojol Rudapaksa Bocah Bogor

Untuk mewujudkan pengembanganindustri tersebut, ada beberapa langkah yang akan dilakukan LOZ Indonesia di Bogor. Salah satunya, adalah dengan menimbulkan minat warga Bogor ter­hadap diamond block dengan pameran yang akan mereka hadirkan. Selanjut­nya, LOZ Indonesia akan mewadahi ko­munitas yang terbentuk dari kumpulan para peminat diamond block tadi. Dan kemudian, lanjut Handoko, ketika ada SDM yang mampu berkreasi dengan diamond block muncul dari komuni­tas tadi, maka pihaknya akan merekrutorang-orang tersebut untuk ikut mengembangkan perusahaan sebagaibagian dari divisi research & Develop­ment LOZ Indonesia.

“Mudah mencari orang, tapi sulit untuk mampu menghadirkan ide se­cara berkelanjutan. Bahkan, perusahaan competitor di Asia juga melakukan cara demikian untuk mengembangkan pe­rusahaan. Pasalnya, ini adalah indus­try kreatif yang harus bertahan dengan ide dan inovasi-inovasi baru. Bahkan, merekasampai menciptakan sebuah software sendiri yang tidak dijual di pas­aran untuk menciptakan bentuk-bentuk baru dari brick atau block yang mereka produksi, guna menarik minat pasar dan mempertahankan konsumen.” Terang Handoko.

Baca Juga :  Ririe Fairus Mantan Istri Ayus Sabyan Mencurahkan Isi Hatinya, Suami Diambil Teman Dekat

Ia bercerita, masyarakat di sejumlah wilayah di Asia seperti Jepang, Taiwan, Singapura, Malaysia, bahkan China telah menjadikan diamond block sebagai salah satu sector bisnis. Dan caranya, sudah pasti beragam. Ada yang men­jadi seniman atau artis diamond block, pencipta software diamond block, pem­buat buku manual atau panduan kreasi diamond block, smpai dengan pembuat desain atau bentuk dari diamond block yang bisa digunakan untuk berbagai ilustrasi.

Dengan adanya dampak positif tersebut, Handoko yakin pihaknya bisa mengembangkan industry kreatif yang mampu mendukung iklim Bogor sebagaikota jasa dan pariwisata. Ia juga ber­harap, dengan begitu LOZ Indonesia bisa terus berkembang seiring dengan sector bisis baru yang bisa dihadirkan­nya itu.