berita-BTM-(1)Keberadaan prostitusi pelajar di kawasan foodcourt Bogor Trade Mal (BTM) membuat Kadisdik Kota Bogor, Edgar Suratman, Kadinsosnakertrans Kota Bogor, Anas S Rasman dan Kasatpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo, gerah. Trio ini akan berkolaborasi membersihkan foodcourt BTM.

Oleh :Guntur Eko Wicaksono
[email protected] yahoo .com

Edgar mengatakan, pihaknya sudah meminta satgas pelajar untuk mendalami kasus prostitusi yang ada di BTM. “Sudah saya minta ke Satgas untuk mengawasi hal ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edgar juga akan menekankan kepada pi­hak sekolah untuk memberi­kan ilmu agama kepada pela­jar pada saat jam-jam kosong agar pelajarnya tidak ada yang jadi psk di BTM. “Jam-jam yang kosong nanti saya sa­rankan untuk diisi dengan hal-hal keagamaan,” tuturnya.

Baca Juga :  Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor Bakal Perketat Akses Peredaran Daging Sapi

Ketua Pelaksana Har­ian Satgas Pelajar Kota Bogor, Muhamad Ikbal mengatakan pihaknya sedang melakukan pengawasan terh­adap pelajar-pe­l a ­jar yang terlibat dengan pros­titusi di BTM. “Kita sudah mengawasi tetapi kami masih berbenturan dengan SOP yang ada, soalnya prostitusi adanya di mal. Kami minta Satpol PP Kota Bogor untuk membantu agar masalah seperti ini tidak ada lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Ikbal, men­gatakan pihaknya sudah memberikan imbauan kepada sekolah dan orang tua untuk turut mengawasi anak murid agar tidak sampai terjerumus terhadap prostitusi di BTM. “Kami sudah memberikan himbauan kepada pihak seko­lah dan juga orang tua untuk ikut serta membantu agar ti­dak terjerumus kedalam pros­titusi,” bebernya.

KasatPol PP Kota Bogor, Eko Prabowo, mengatakan pihaknya telah melakukan in­vestigasi terhadap prostitusi yang ada di BTM. “Memang kami sedang melakukan investigasi dan se­dang lakukan tiga pemetaan jadi pas di gere­beg su­d a h A1,” kata dia.

Baca Juga :  Rayakan HUT ke 17, RSIA Pasutri Kota Bogor Gelar Donor Darah

Terpisah, Kepala Dinso­skertrans Kota Bogor, Anas Rasmana, mengatakan pi­haknya akan menangkap para PSK yang mangkal. “Intinya PSK tuh bertentangan dengan peraturan perundang-undan­gan, kita akan razia bersama Satpol PP,”ungkapnya.

Soal ini, Properti Manager Bogor Trade Mall (BTM), Di­mas Mituhu Setyowusono eng­gan berbicara banyak soal ini, dirinya mengklaim tidak mengetahui apa-apa tentang keberadaan pros­titusi terselubung yang ada di foodcourt miliknya. “Prostitusi apa ya kang?,” balasnya lewat pesan singkat yang dilayang­k a n kepada awak ko­ran ini. (*)