BTM-(2)Kasatreskrim Polres Bogor Kota, AKP Hendrawan, melakukan pengejaran terhadap mucikari di kawasan foodcourt Bogor Trade Mal (BTM). Belum ada temuan dari Hendrawan, namun timnya terus bergerak melakukan pengintaian.

Oleh :Guntur Eko Wicaksono
[email protected] yahoo .com

“Saya sendiri yang tu­run tangan langsung ke lokasi kemarin,” ungkapnya.

Disinggung lebih lanjut mengenai hasil yang di­dapat, ia mengaku kesulitan untuk menemui jalan masuk menuju dunia prostitusi yang ada di BTM. “Saya sih cari link di dalam untuk prostitusi nya. Lihat saja nanti ya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hendrawan, masih menunggu hasil inves­tigasi dari tim yang ia terjunkan lang­sung untuk mengawa l pro s t i ­t u s i yang ada di BTM. “Saat ini saya juga masih tunggu hasil ang­gota di lapangan dan hasilnya nanti saya kabari,” bebernya.

Baca Juga :  VAKSINASI TERUS BERLANJUT

Kasatpol PP Kota Bogor, Eko Prabowo, mengatakan pi­haknya juga sedang menung­gu hasil anggota yang di tem­patkan untuk mengawasi kegiatan prostitusi yang ada di BTM. “Saya ma­s i h tunggu hasil anggota saya di lapangan ya, itu tadi kita eng­gak bisa asal-asalan bergerak menangkap,” ujarnya.

Eko juga menegaskan pi­haknya akan mengawal kasus ini hingga tuntas. “Tenang kalau memang ada prostitusi akan kita habiskan sampai ke akarnya,” kata dia.

Baca Juga :  Menguatkan Jati Diri Kota Bogor

Kadinsoskertrans Kota Bogor, Anas Rasmana, men­gatakan un­tuk tahun depan dirinya merencanakan zona-zona yang bebas dari PSK. “Pokoknya tahun depan wilayah BTM dan sekitarnya sudah bebas dari PSK,” ung­kapnya.

Terpisah, Manager Mar­keting dan Komunikasi BTM, Sharon Vebrilla, mengatakan, pihaknya juga sudah member­lakukan larangan bagi pelajar masuk mal pada jam sekolah, kecuali yang didampingi para orang tuanya. “Kami buka seki­tar pukul 09:00 WIB, kalau ada siswa berseragam mau masuk pada jam sekolah, petugas dari pintu juga pasti larang, kecuali dia (anak sekolah-red) datang didampingi orang tuanya, berarti keperluannya jelas mau membeli ke­butuhan,” jelas­nya. (*)