542134_4020659641181_2016528115_nPEREMPUAN mana yang tidak ingin terlahir cantik dan sempurna, apalagi jika ditunjang dengan pendidi­kan tinggi dan pintar. Boleh jadi semua point tersebut dimilikioleh Griselda Wirawan sebagai seorang wanita dewasa. Perempuan yang pernah sekolah di SMA Regina Pacis ini tidak mau dinilai hanya sekedar ‘modal tampang’ saja, itu­lah mengapa ia berfikir jika semua wanita jangan hanya sibuk memeliharafisiknya saja, otaknya juga harus di pelihara.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Cantik itu relative, semua perem­puan sudah pasti cantik. Tetapi kan yang namanya ilmu dan wa­wasan itu tidak datang sejak lahir, semua harus dicari sendiri. Itulah kenapa wanita juga harus sekolah setinggi-tinggin­ya, mau nantinya jadi ibu rumah tangga atau wanita karier tetap saja sekolah itu penting,” ujar mahasiswi yang kini tengah menyelesaikan studinya di Cambridge In­ternational college, Australia.

Baca Juga :  Imbas Ucapan Arteria Dahlan, Tagar #SundaTanpaPDIP Menggema di Twitter

Ia menilai, wanita jaman sekarang memang sudah banyak yang berfikir mod­ern dan memilih pendidikan lebih dulu ketimbang fisiknya. Namun hal itu hanya terjadi pada wanita modern di kota-kota besar saja, sedangkan di daerah-daerah kecil ia melihat masih banyak wanita yang malas pergi sekolah dan lebih memilih berdandan saja.

“Sayang banget yah, padahal cantik saja sudah modal mereka loh, apalagi kalau ditambah dengan kecerdasan. Be­tapa elegannya wanita jika sudah can­tik, lalu pintar pula, nah saya ingin seperti itu, cantik elegan dan seksi menurutku,” tutur wanita yang san­gat mengagumi sosok Jurnalis Indo­nesia, Najwa Syihab.

Baca Juga :  Penyesalan Ardhito Pramono Memakai Narkoba : Menyesal Sangat Menyesal

Menurutnya, kecantikan akan pudar seiring bertambahnya usia, namun ilmu yang didapatkan ti­dak akan lekang dimakan waktu, bahkan sampai titik napas terakhir saja ilmu itu akan tetap melekat di diri kita semua, dan bias membagi­kan ilmu itu ke semua orang yang ada di sekitar.

“Pokoknya wanita Indonesia harus cerdas-cerdas semua, ilmu itu bekal kita untuk kemana saja, bahkan sampai kita matipun ilmu itu akan bermanfaat di akhi­rat nanti karena semasa hidupnya berbagi ilmu dengan yang lainnya.” Pungkas dia.