51Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik alias undisbursed loan bank umum mencapai Rp 1.194 triliun per Juli 2015. Jumlah itu tercatat tumbuh 12,4% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni Rp 1.062 triliun.

Oleh : Adilla Prasetyo
[email protected]

Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia, kewajiban komitmen bank umum hingga Juli tahun ini sebesar Rp 1.869 trili­un. Di antaranya, Rp 1.194 trili­un merupakan kredit mubazir yang sejatinya ditujukan kepa­da nasabah dan Rp 9,870 trili­un merupakan fasilitas kredit kepada bank lain yang belum ditarik.

BACA JUGA :  Percepat Turunkan Angka Stunting Pemkab Bogor Ikuti Aksi Geber Sobat SiJuMo dan Jamillah

Kendati demikian, undis­bursed loan pada pertengahan tahun ini malah lebih tinggi. Yakni, melesat 18% dari Rp 1.053 triliun pada Juni 2014 lalu menjadi sebesar Rp 1.243 triliun pada periode yang sama tahun ini.

Dalam tiga tahun belakangan, tren kredit mubazir terus mengalami peningkatan seiring dengan kondisi ekonomi nasional yang gamang. Hal ini membuat debitur ragu-ragu untuk mencairkan kredit yang telah mendapatkan persetu­juan bank tersebut.

Sebagai gambaran saja, undisbursed loan pada tahun 2012 silam mencapai Rp 817,2 triliun. Satu tahun setelahnya, kredit mubazir bank umum meningkat 29,7% menjadi sebesar Rp 1.060 triliun dan kemudian naik 7,2% menjadi Rp 1.137 triliun pada akhir ta­hun 2014.

BACA JUGA :  Pj. Bupati Bogor Akan Perkuat Peran Satpol PP dan Satlinmas Demi Sukseskan Pilkada Kabupaten Bogor

Sebelumnya, Tirta Segara, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) bilang, penyediaan kredit oleh bank meningkat. Di sisi lain, tren pertumbuhan ekono­mi menurun sesuai dengan yang terjadi di negara-negara lain di dunia. “Sehingga, ke­butuhan kredit mungkin juga menurun,” tutur dia.

============================================================
============================================================
============================================================