Untitled-13BOGOR TODAY – Forum Ormas Bogor Bersatu (FOBB) selaku pelapor dugaan penyalahgunaan wewenang yang di­lakukan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, terkait intervensi lelang di Unit Layanan Pengadaan (ULP) mengaku men­unggu keputusan panitia angket DPRD Kota Bogor.

FOBB juga telah melakukan audiensi kepada DPRD Kota Bogor untuk melapor­kan penyalahgunaan wewenang (Abuse Of Power) yang dilakukan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman. Kini laporan tersebut dikembangkan oleh DPRD Kota Bogor, dan berujung dengan dibentuknya Panitia Angket DPRD Kota Bogor, untuk menulusuri dugaan penyalahgunaan we­wenang yang dilakukan Usmar Hariman.

Baca Juga :  E-Warong BSP Muarasari Tak Ramah Lingkungan, Ancam Keselamatan KPM

Koordinator FOBB, Beninnu Argobie, mengatakan, pihaknya meminta kejelasan final kinerja Panitia Angket DPRD Kota Bogor. Ia menegaskan, apabila panitia kecil itu, membutuhkan informasi, bukti dan data, pihaknya sangat siap meberikan apa yang dibutuhkan panitia itu.

Benn-sapaan akrabnya, menjelaskan, hak angket itu merupakan hak politik untuk masyarakat, jadi pihaknya san­gat berharap bagi Panitia Angket DPRD Kota Bogor untuk menjelaskan kepada masyarakat Bogor. Dirinya mengaku, jika dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Usmar Hariman benar dilaku­kan sebaiknya segera di informasikan kepada publik.

Baca Juga :  Warga Bogor Bisa Vaksinasi di Gedung DPRD

“Untuk anggota dewan khususnya Panitia Angket DPRD Kota Bogor, katakan benar jika benar dan katakan salah jika salah. Kami akan terima keputusan dari DPRD Kota Bogor. Kami siap menang dan siap kalah,” kata dia.

(Rizky Dewantara)