foto-persib-bandung-ujicoba-lapangan-segiri-di-samarinda-VLADO-SIM_8667vBANDUNG, Today – Maung Bandung menggelar agenda latihan berupa game internal di lapangan Sesko AD, Kamis (8/10). Dalam kesempatan tersebut bayangan susunan starter Persib menatap leg kedua dicoba oleh Djajang Nurjaman.

Namun dalam simulasi tersebut tampak tim inti sedikit kesulitan menghadapi tim yang mayoritas diisi oleh pemain pelapis. Dikatakan oleh sang pelatih, itu terjadi karena teman-teman setimnya sudah paham dengan permainan Konate Makan cs.

“Jadi ketika ada simulasi seperti ini selalu sulit karena lawannya sudah sangat tahu dan diberi tekanan supa­ya ada faktor kesulitan. Jadi saya pikir wajar dan dari simulasi itu latihan lancar,” ujar Janur usai memimpin latihan.

Pematangan materi taktik memang sudah digeber oleh Janur sejak latihan perdana pasca tiba di Bandung, Se­lasa (6/10) lalu hingga pagi tadi. Dan untuk agenda latihan pamungkas, dia lebih memilih untuk menurunkan in­tensitas latihan.

Selain hanya untuk memelihara kondisi, efektivitas dalam meman­faatkan situasi bola mati ditingkatkan. Karena Persib butuh banyak gol saat menjamu Mitra Kukar.

“Ya kita ada latihan lagi besok dan itu diisi dengan materi latihan ringan. Mungkin ditambah dengan latihan set piece,” ujarnya.

Baca Juga :  Buntut Tragedi Kanjuruhan, Jokowi Minta Liga 1 Dihentikan Sementara

Selain itu pelatih berusia 57 tahun itu coba mengasah naluri pasukannya dalam menatap drama adu penalti.

Duel tos-tosan memang berpo­tensi terjadi bila Persib hanya mampu meraih kemenangan 1-0 dari Mitra Kukar dalam 90 menit.

“Akan kita lakukan dan segala kita kemungkinan kita coba. Eksekutornya kita siapkan siapa saja,” ujarnya.

Pemain Inti Tampil

Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman meminta pemain jangan lengah ketika menghadapi Mitra Ku­kar di leg 2 Piala Presiden 2015.

Menurut Djadjang, kendati Persib telah diperkuat enam pemain dan berstatus sebagai tuan rumah, segala kemungkinan masih bisa terjadi.

Tugas Persib untuk lolos ke babak final Piala Presiden 2015 tergolong berat. Maung Bandung harus menang dengan selisih dua gol bila ingin me­laju ke partai pamungkas. Situasi ini tidak lepas dari kekalahan 0-1 di mar­kas Mitra Kukar.

Empat pemain Persib yang absen di leg pertama, Zulham Zamrun, Il­lija Spasojevic, hingga dua bek tengah Vladimir Vujovic dan Ahmad Jufriyan­to membuat Persib mendapatkan pel­uang untuk membalikkan kedudukan.

Kendati begitu, Djadjang melihat kembalinya pemain pilar Persib bu­kan suatu keuntungan dalam per­tandingan di Stadion Si Jalak Harupat, Sabtu 9 Oktober 2015.

Baca Juga :  IPB RUN 2022, Lari Sambil Tanam Pohon Langka

“Saya ingatkan pada pemain agar berhati-hati pada leg kedua ini. Siapa­pun yang akan bermain baik pelapis atau pemain utama, semuanya wajib kerja keras dan fokus,” ujar Djadjang Nurdjaman, Kamis (8/10).

Menurut Djadjang, bola-bola mati bakal menjadi senjata Mitra Kukar. Pada pertemuan pertama lalu, Persib gagal mengantisipasi kelebihan Naga Mekes tersebut.

Padahal, selama latihan jelang bertolak ke Tenggarong, Persib mendapatkan porsi latihan khusus menangani set-pieces.

“Kami harus mewaspadai set piece mereka. Pada leg pertama lalu kita lihat sangat berbahaya,” tambahnya.

Di leg kedua ini, Djanur juga meli­hat celah yang ditinggalkan dua sayap Mitra Kukar, Zulkifli Syukur dan Fajar Handika.

Zulkifli terkena akumulasi kartu, sedangkan Fajar mengalami cedera lutut kanan. Menurut dia, tanpa ked­ua pemain itu, Mitra Kukar akan ber­main bertahan.

Mantan asisten pelatih Pelita Jaya ini sedikit membocorkan strategi bakal menggempur pos yang diting­galkan Zulkifli dan Fajar.

“Kami tentu menyerang lewat sisi itu, tapi saya juga tidak ingin pemain lalai dalam bertahan,” ujar pelatih yang mengantarkan Persib merebut gelar juara ISL 2014 itu.

(Imam/net)