062945800_1440771386-20150828-CEO-Mahaka-Sports-_-Entertainment-Jakarta-02vJAKARTA, Today – CEO Mahaka Sports and Entertainment, Hasani Abdulgani, memun­culkan wacana juara bersama di Piala Presiden 2015.

Hal itu dilakukan tak lain karena belum adanya kepastian dari pihak kepolisian terkait izin menggelar laga final Piala Presiden 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Saat ini perbincan­gan venue untuk final masih alot, mengingat potensi muncul­nya gesekan saat Persib Bandung dan kelompok suporternya, Viking, mereka mendatangi Jakarta.

Maklum, Persija Jakarta dan suporter The Jakmania tidak akur dengan Persib Bandung dan kelom­pok suporternya, Viking.

Sampai saat ini opsi utama masih SUGBK, namun ada kemungkinan di Bali, tepatnya di Stadion Kapten Dipta, Gianyar. Faktor keamanan menjadi pertimbangan dalam menggelar laga final antara Persib Bandung kontra Sriwijaya FC.

Baca Juga :  Kemalingan, Rp769 Juta Uang Dinas Melayang

Turnamen itu sudah melahirkan dua finalis, Persib Bandung dan Sri­wijaya FC. Sedangkan perebutan tempat ketiga akan mempertemu­kan Arema Cronus dan Mitra Kukar.

“Kalau dilihat tidak kondusif, kami memilih kota lain, Bali. Kita lihat saat pembukaan tidak ada masalah di sana, dan saat ini Bali adalah tempat yang bisa dipersiap­kan,” ucap CEO Mahaka Sports, Hasani Abdulgani, di Mapolda Met­ro Jaya, Selasa (13/10/2015) lalu.

Djanur Tolak Wacana Juara Ber­sama

Pelatih Persib, Djadjang, meno­lak wacana juara bersama untuk Piala Presiden 2015. “Juara bersa­ma ngga ramai,” katanya sembari menggelengkan kepala saat di mes Persib.

Baca Juga :  Kabar Duka, Ibu dan Adik Artis Ayu Anjani Tenggelam Akibat Kelalaian Kru Kapal

Seperti diketahui Persib mela­wan Sriwijaya di partai final yang dijadwalkan pada 18 Oktober nanti.

Djadjang enggan berkomentar lebih jauh untuk menanggapi wa­cana yang dilemparkan CEO Ma­haka Sports and Entertainment, Hasani Abdulgani, menyusul ketak­pastian venue gelaran laga final.

Sejauh ini, opsi utama adalah Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) di Jakarta. Namun, kece­masan terhadap adanya gesekan antara bobotoh dan Jakmania (su­porter Persija Jakarta) membuat promotor sulit mengambil keputu­san.

Pihak promotor menyiapkan Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali, sebagai alternatif. Rencananya, keputusan dan pengumuman soal venue partai final dilakukan pada hari ini.

(Imam/net)