ade-7BOGOR TODAY – Kementerian Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi menggelar acara workshop bertema ‘Penguatan Kelembagaan Pusat Unggulan IPTEK Tahun 2015’ di Hotel Royal, Jl.Ir.Juanda Kota Bogor, kemarin.

Workshop ini untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang agar mampu menghasilkan inovasi teknologi berbasis demand driven guna mendu­kung peningkatan daya saing bangsa dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Workshop diikuti 27 lembaga riset dan litbang yang terdiri dari 14 perguruan tinggi,4 lembaga pemerintah kementerian, 3 lembaga pemerintah non kementerian dan 6 badan usaha .

Dirjen Kelembagaan IPTEK DIKTI, Patdono Suwign­jo mengatakan target Kemenristek untuk meningkatkan daya saing. Karena menurutnya, hal tersebut akan me­ningkatkan pertumbuhan ekonomi. “Kita ketahui, un­tuk inovasi, Indonesia menempati posisi ke 31 dari 144 negara. Ke depannya kami akan terus berupaya untuk memperbaiki peringkatnya. Untuk Higher education and training indeksnya pada tahun 2014, Indonesia menempati posisi 61 dari 166. Target kami di 2015, me­ningkat ke posisi ke 60. Inilah indikator yang disepakati dengan Bappenas keberhasilan Kemenristek DIKTI,” terang Patdono

Baca Juga :  Perempuan di Bogor Akhiri Hidup Dengan Kain Sprei

Patdono menambahkan, Kemenristek DIKTI telah membuat program 5 tahun ke depan diantaranya, me­ningkatkan daya saing, meningkatkan pendapatan, me­ningkatkan peran perguruan tinggi, meningkatkan daya saing perguruan tinggi melalui inovasi-inovasi, dan me­ningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

Sekretaris Daerah Kota Bogor, Ade Sarip Hidayat, yang turut hadir dan dalam sambutannya menyampai­kan, rasa bangga dengan adanya lembaga-lembaga lit­bang di Kota Bogor. “Potensi ini dapat dikembangkan untuk mendorong Kota Bogor sebagai Kota Wisata Ilmi­ah. Masyarakat perlu diajak untuk melihat dan menge­nalkan produk-produk unggulan hasil riset, karena se­bagian besar kita belum mengetahui produk unggulan IPTEK,” kata Ade.

Baca Juga :  Kena Prank Holywings, Bima Arya : Keterlaluan

Kedepannya Pemerintah Kota Bogor akan lebih berkoordinasi dengan 8 lembaga litbang dan riset di Kota Bogor agar menghasilkan sesuatu demi kepentin­gan kita semua dan produk unggulan yang berman­faat bagi warga Kota Bogor dan masyarakat Indonesia. “ Dengan hasil riset yang mulai ada, produk unggulan ha­sil penelitian akan memperkaya dan menambah sema­rak produk yang terlebih dulu telah ada di Kota Bogor.” lanjut Ade.

(Guntur Eko Wicaksono)