20140112_213110_vladimir-vujovic-persib-bandungBANDUNG, Today – Laga Persib kontra Sri­wijaya FC bakal menjadi pertandingan per­pisahan bagi Vladimir Vujovcic.

Kendati masih daru, namun defender Maung Bandung ini selalu terpikir bahwa partai final Piala Presiden 2015 ini akan menjadi perhelatan terakhirnya bersama Maung Bandung.

“Ya saya pikir ini final terakhir, saya tidak yakin 100%, tapi saya sering memikirkan itu,” kata Vujovic di mess Persib, Jalan Ah­mad Yani, Bandung, beberapa waktu lalu.

Sejak bergabung awal musim 2014 lalu, Vlado, sapaan akrabnya berhasil mem­bawa Persib ke partai final Indonesia Super League (ISL) 2014 dan berhasil menjuarain­ya, begitupun ketika Piala Wali Kota Padang 2015.

Di kesempatan final ketiganya didapat­kan ketika membela Persib di laga tunda partai puncak Inter Island Cup 2014.

Final Piala Presiden 2015 ini menjadi mo­ment keempat Vlado membawa Persib ke partai akhir. Kendati bertajuk turnamen, namun dia merasa pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) nanti bakal jadi laga pamungkasnya bersama skuat Maung Bandung.

“Main dua musim di sini, oke lah Wali Kota Padang tak sebesar ini, bahkan jika kita menang hari Minggu nanti saya perasaan buruk,” tandas pemilik nomor punggung tiga ini.

Seperti diketahui, Bek sentral Maung Bandung, Vladimir Vujovic begitu berse­mangat melakoni laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (18/10) malam nanti.

Menurutnya selalu menyenangkan saat harus bermain di ibu kota seperti yang dia lakukan kala masih bermain di liga Arab Saudi dan Cina.

Itu karena stadion selalu penuh oleh su­porter dan nuansa seperti itu yang selalu membuat moral pemain berlipat ganda.

“Saya pernah main sekali disana, saya suka main di ibu kota tak hanya di Indonesia tapi juga di Riyadh, Beijing, dan tahun lalu la­wan Persija atmosfirnya luar biasa,” ujarnya saat diwawancara beberapa waktu lalu.

Bahkan ketika kabar final akan dihe­lat di Jakarta, Vlado langsung berkicau di akun twitter-nya dan memperlihat­kan bahwa dia begitu antusias.

Menurutnya fanatisme suporter ditambah mega­hnya stadion menjadi alasan pria asal Monte­negro itu sangat ber­ambisi.

Dia pun berharap bobotoh bisa menu­larkan aura positif baginya di lapan­gan hingga mampu merebut trofi Piala Presiden.

“Saya suka main di GBK seperti saya suka main di Malang dan Sura­baya. Stadion yang besar dengan pendukung yang banyak. Saya harap bobotoh akan datang dan membuat atmosfir yang bagus,” tuturnya.

(Imam/net)