Untitled-7BOGOR TODAY – Pengurus Persatuan Wartawan Indo­nesia (PWI) Perwakilan Kota Bogor kecewa dengan janji Pemkot Bogor, khususnya Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto, yang ingkar dalam memberikan bantuan dana untuk pembangunan gedung PWI yang hingga kini tidak jelas realisasinya.

Ketua PWI Kota Bogor, Tarwono, mengatakan, sete­lah kejadian ambruknya ge­dung PWI di jalan Kesehatan, Nomor 4, Kelurahan Tanah Sareal, tersebut merupakan bangunan milik Pemerintah Kota Bogor yang dihibahkan kepada organisasi wartawan tersebut. Ia juga menjelaskan, hingga kini pihaknya masih menggunakan sekretariat sementara, yakni bangunan bekas rumah dinas salah satu SKPD di kawasan Pandu Raya, Bogor Utara.

Baca Juga :  Tirta Pakuan Sosialisasi Air Bersih dan Jaringan Perpipaan di Kelurahan Sukadamai

Tarwono menegaskan, sebelumnya ada informasi untuk pembangunan gedug PWI akan dialokasikan mela­lui Anggaran Biaya Tambahan (ABT) artinya pembangunan akan dilaksanakan pada semester kedua atau akhir tahun. “Setelah dilakukan pengecekan ke DPRD Kota Bogor, ternyata tidak ada pen­galokasian anggaran untuk pembangunan gedung PWI pada ABT,” kata dia.

Baca Juga :  Perempuan di Bogor Akhiri Hidup Dengan Kain Sprei

Pengurus PWI Kota Bogor ini, membeberkan, jika pemkot tidak sanggup menganggarkan bantuan untuk Gedung PWI yang kini keberadaannya semakin tidak jelas, pihaknya akan mem­bangun kantor PWI dengan cara swadaya. “Kami sudah membentuk tim, kalau saja Pemkot tidak mampu mem­bangun, kami akan memban­gun dengan sumber dana dari swadaya,” tegasnya.

(Rizky Dewantara)