usmar-angketPANITIA Angket DPRD dibuat geram bukan kepalang kepada CV Arta Liena, yang kembali mangkir untuk dimintai keterangan dalam penyelidikan penyalahggunaan wewenang yang dilakukan Wakil Walikota Bogor, kemarin. Ulah CV Arta Liena bukan kali pertama membuat jengkel panitia mini ini, doyan mangkirnya CV Arta Liena membuat habis kesabaran Panitia Angket DPRD Kota Bogor dan akan mempolisikan CV Arta Liena.

RIZKY DEWANTARA
[email protected]

Ketua DPRD Kota Bogor, Un­tung Wahyudi Maryono, mengatakan, jika CV Arta Liena tidak menghargai DPRD Kota Bogor, maka pihaknya akan menggandeng kepolisian untuk menyeret. “Jika masih berulah, seret paksa aja. Kita akan minta tolong ke pihak kepolisiian,” tegasnya.

Sementara itu, Juru bicara Panitia Angket DPRD Kota Bogor, Mahpudi Is­mail, juga mengatakan, sesuai jadwal yang sudah dibuat, seharusnya CV Arta Liena hadir pada (19/10/2015), kemarin. Ia menegaskan, sikap dari CV Arta Liena yang kerap mangkir dari pemanggilan Panitia Angket DPRD Kota Bogor, sangat mengganggu jalan proses penyelidikan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman.

Baca Juga :  Lima Pelaku Bullying di Bogor Diamankan, Satu Diantaranya Berusia 12 Tahun 

“Seharusnya jika sesuai jadwal, kita sudah bisa memanggil pihak lain, seperti Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman,” kata dia.

Politikus Partai Gerindra ini, mene­gaskan, pihaknya akan memanggil untuk ketiga kalinya pada rabu depan, apabila CV Arta Liena tetap tidak hadir, maka panitia ini akan memanggil paksa CV Arta Liena. Selain membuat kecewa Pan­itia Angket DPRD Kota Bogor, waktu yang terbuang akibat ulah dari CV Arta Liena ini membuat panitia ini terus mengejar waktu yang terbuang. “Jangan sampai sikap tidak kooperatifnya CV Arta Liena sengaja dilakukan untuk mengulur-ulur waktu proses penyelidikan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Perempuan di Bogor Akhiri Hidup Dengan Kain Sprei

Pria berbadan tambun ini, kembali menjelaskan, nantinya jika CV Arta Liena dan Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Bogor, sudah disatumejakan dalam memberikan keterangan. Baru panitia mini ini akan memanggil pihak-pihak lain. “Yang pasti pada 9 November 2015 mendatang kita akan akan umumkan hasil dari pengumpulan data kesalahan Usmar hariman kepada masyarakat Bo­gor,” tuntasnya. (*)