tentara-gadunganBOGOR TODAY – Patroli gabungan Muspida Kota Bogor kembali ber­hasil mengamank­an seorang pria yang mengaku se­bagai anggota TNI di kawasan Bogor Nirwana Resi­dence, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, dini hari kemarin.

Usut-punya usut, sebelum dia­mankan pria ber­nama Hendara Kusuma (27) itu sedang kongkow di kawasan BNR, saat itu dirinya juga terlihat sedang minum-minuman keras.

Tetapi, saat dihampiri petugas dirinya son­tak mengaku sebagai anggota TNI dari salah satu kesatuan. Tetapi, dirinya kelabakan ketika ditanya kartu anggotanya. Pria asal Sukabumi itu akhirnya diamankan Propam Militer lanta­ran tak dapat menunjukan kartu keanggotanya. “Saya sebenarnya Satpam di anak perusahaan PTKAI yang bertugas di Stasiun Djuanda,” ujar Hendra, kepada petugas.

Ia beralasan berani mengaku sebagai ang­gota TNI karena banyak anggota TNI yang kenal dengan dirinya. “Saya tadi cuma nongkrong saja sama temen-temen di BNR,” singkatnya.

Baca Juga :  TINDAKLANJUTI ASPIRASI WARGA, DPRD KOTA BOGOR MEDIASI PERSOALAN WARGA BMW DENGAN PIHAK DEVELOPER

Sementara itu, satu pemuda warga Kota Bogor juga diamankan oleh petugas karena kedapatan membawa senjata tajam, untuk tawuran.

Dimas Febriyanto (19), warga Jalan Raya Curug, RT 4/3, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor harus berurusan dengan kepolisian membawa cerulit yang akan digunakan untuk tawuran dengan warga kampung Cijahe, Keca­matan Bogor Barat.

Perwakilan dari Denpom III/1 Bogor, Kap­ten CPM Tommy menjelaskan, warga yang mengaku anggota TNI diamankan pada saat se­dang minum-minuman keras. Ditempat terse­but, terdapat dua orang wanita dan tiga laki-laki, namun tingkah lakunya dicurigai, sehingga dirinya sempat ditanya. “Awalnya, kepada kami dia mengaku anggota TNI dari Cijantung, terus mengaku dari Yonif 315, kostrad, terakhir marinir dan akhirnya saat di Balaikota Bogor dia mengaku pekerjaan nya seorang satpam,” beber dia, sehingga pria tersebut diamankan.

Baca Juga :  Busana Petani Hiasi Agro Eduwisata Organik Mulyaharja

Terpisah, Kasat Sabhara Polres Bogor Kota, AKP Nur Arifin mengatakan giat patroli gabun­gan itu memang dilakukan untuk mengantisi­pasi tawuran yang kerap terjadi dimalam hari, terutama pada malam minggu. Aparat gabun­gan disebar untuk mengantisipasi sejumlah titik rawan tawuran antar pemuda. “Berhasil diamankan satu orang yang membawa senjata tajam dan satu unit speda motor dan satu orang yang menjadi anggota gadungan dibawa oleh anggota Denpom untuk diperiksa lebih lanjut. Giat ini dilakukan secara rutin,” pungkasnya.

(Guntur Eko Wicaksono)