Untitled-15PANITIA Angket DPRD Kota Bogor mengecam sikap manajemen CV Arta Liena yang tidak hadir dalam proses penyelidikan dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Wakil Walikota Bogor, Usmar Hariman, dalam perkara lelang proyek jalan.

RIZKY DEWANTARA
[email protected]

Ketua Panitia Angket DPRD Kota Bogor, Zainul Mutaqin, menga­takan, tidak hadirnya CV Arta Liena sangat menggangu jalan­nya penyelidikan. Seharusnya CV Arta Liena lebih kooperatif terhadap penyelidikan yang dilakukan Panitia Ang­ket DPRD Kota Bogor,untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang yang dilakukan Wakil Walikota Bogor.

Politikus PPP ini, membeberkan, man­gkirnya CV Arta Liena terhadap proses penyelidikan, membuat pihaknya akan menggandeng pihak kepolisian untuk me­manggil jika CV Arta Liena masih memban­del. Ia juga mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan keterangan CV Arta Liena, karena panitia ini butuh keterangan atau kesaksian yang belum diperoleh dari CV Arta Liena.

“Kami ingin tahu kronologi awal CV Arta Liena dan ULP Kota Bogor. Perbedaan pendapat ini adalah kunci untuk membuk­tikan siapa yang memberikan keterangan fiktif,” kata dia.

Inul-sapaan akrabnya, kembali men­jelaskan, bahwa pihaknya hari ini (kema­rin) hanya mendapat keterangan dari intel polresta Bogor, terkait kronolis pelapo­ran yang dilakukan CV Arta Liena bahwa pihaknya mengaku dihadang oleh sejum­lah preman. “Kami hanya ingin tahu kro­nogi pelaporan yang dilakukan CV Arta Liena yang mengaku dihadang oleh pre­man,” jelasnya. (*)