alfian mujani 240SUATU haru Khalifah Umar bin Khattab membagi-bagikan harta negara (baitul maal). Banyak rakyat yang datang dan ber­terimakasih. Sang Khalifah pergi meng­hindar dan berkata: ‘’Bagaimana mereka ini, kami berikan ke­pada mereka hak mereka, malah mereka menyangka bahwa itu pemberianku.”

Keadilan dan kejujuran Umar memang luar biasa. Pemimpin masa kini sulit untuk meneladani Umar. Malah dengan arogan se­jumlah penguasa mengklaim pembangunan yang dibiayai uang rakyat itu sebagai pembe­rian mereka. Memang cenderung dzalim.

Rakyat memang wajib berterimakasih atas keberhasilan melaksanakan pembangu­nan. Namun jangan pernah menganggap bah­wa pembangunan itu sebagai kedermawanan penguasa. Para pemegang amanah wajib melaksanakan apa yang menjadi amanah. Melaksanakan amanah merupakan keharu­san. Mengabaikan amanah adalah pengkhia­natan kepada rakyat dan Tuhan.