Foto : Net
Foto : Net

JAKARTA, TODAY — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) jatuh 67 poin di tengah perda­gangan yang sepi. Investor masih khawatir soal isu naiknya suku bunga AS oleh The Federal Re­serve (The Fed) bulan Desember depan. Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) sore ini melemah. Dolar AS berada di Rp 13.630 dibandingkan posisi pada perdagangan sore pe­kan lalu di Rp 13.533.

Membuka perdagangan pagi tadi, IHSG turun 13,133 poin (0,29%) ke level 4.553,419 akibat kekhawatiran naiknya suku bun­ga AS. Sentimen ini juga mem­buat mata uang Garuda loyo. Aksi jual langsung ramai sejak pembukaan perdagangan. Alhasil tak satu pun indeks sektoral di lan­tai bursa yang mampu menguat,

Pada penutupan perdagangan Sesi I, IHSG terkoreksi 69,292 poin (1,52%) ke level 4.497,260 kem­bali anjlok akibat sentimen dari pasar global. Indeks sempat jatuh ke titik terendahnya hari ini di 4.491,042. Saham-saham unggu­lan jadi sasaran aksi jual investor.

Baca Juga :  Viral! Promosi Nyeleneh ala Holywings Jadi Penistaan Agama

Menutup perdagangan awal pekan, Senin (9/11/2015), IHSG anjlok 67,045 poin (1,47%) ke lev­el 4.499,507. Sementara Indeks LQ45 jatuh 15,839 poin (2,02%) ke level 767,990.

Transaksi investor asing hing­ga sore hari ini tercatat melaku­kan pembelian bersih (foreign net buy) senilai Rp 87,776 miliar di seluruh pasar.

Perdagangan hari ini berja­lan sepi dengan frekuensi tran­saksi sebanyak 193.614 kali den­gan volume 3,441 miliar lembar saham senilai Rp 4,06 triliun. Sebanyak 65 saham naik, 207 tu­run, dan 77 saham stagnan.

Bursa-bursa di Asia berakhir mixed setelah siang tadi kompak menguat. Spekulasi soal The Fed naikkan suku bunga bulan de­pan jadi sentimen negatif.

Berikut situasi dan kondisi bursa regional sore hari ini:

Indeks Nikkei 225 melon­jak 377,14 poin (1,96%) ke level 19.642,74.

Baca Juga :  Kebijakan Pemerintah, Gaji ke-13 PNS Cair dan Tarif Listrik Naik Hari Ini 1 Juli 2022

Indeks Hang Seng turun 140,56 poin (0,61%) ke level 22.726,77.

Indeks Komposit Shanghai menanjak 56,85 poin (1,58%) ke level 3.646,88.

Indeks Straits Times berkurang 13,98 poin (0,46%) ke level 2.996,49.

Saham-saham yang naik sig­nifikan dan masuk dalam jajaran top gainers di antaranya adalah HM Sampoerna (HMSP) naik Rp 2.375 ke Rp 97.775, Multi Prima (LPIN) naik Rp 275 ke Rp 5.550, Indosat (ISAT) naik Rp 205 ke Rp 4.550, dan ABM Investama (ABMM) naik Rp 195 ke Rp 2.645.

Sementara saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Indocement (INTP) turun Rp 1.275 ke Rp 18.475, Mer­ck (MERK) turun Rp 1.000 ke Rp 136.000, Multi Bintang (MLBI) turun Rp 750 ke Rp 8.400, dan Astra Agro (AALI) turun Rp 700 ke Rp 19.325.

(Alfian M|detik)