Untitled-14BOGOR, TODAY – Sedikitnya 1.500 personel gabungan dari TNI, POLRI, Satpol PP, BPBD dan PMI Kabupaten Bogor menggelar apel Siaga Bencana di Lapangan Tegari Beriman, Selasa (17/11/2015).

Apel dikomandoi Danrem 061/Suryakencana, Kolonel Inf Fulad dan memastikan per­lengkapan tanggap bencana serta obat-obatan yang diper­lukan.

“Saya minta semua jajaran melaporkan jika melihat atau mendengar potensi bencana. Maka itu, tim medis plus obat-obatan dan perlengkapan ha­rus disiapkan,” ujar Kolonel Fulad.

Baca Juga :  Peduli Bencana Banjir Bandang, BWC Salurkan Bantuan ke Desa Purasari

Ia pun memerintahkan semua koramil yang ada di wilayah Kabupaten Bogor un­tuk terus memantau wilayahn­ya masih-masing.

“Karena ini sudah musim hujan, masing-masing koramil harus berkeliling untuk me­mantau wilayah masing-mas­ing,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Dae­rah Kabupaten Bogor, Adang Suptandar meminta warganya untuk selalu waspada. Khusus­nya untuk warga di wilayah pe­gunungan.

“Seperti di wilayah barat, timur dan selatan yang paling dikhawatirkan terjadi longsor di musim hujan ini,” kata Ad­ang.

Baca Juga :  Sekda Terima Arahan Gubernur Untuk Segera Pulihkan Wilayah Terdampak Bencana

Pecinta motor trail ini mengimbau masyarakat segera melaporkan jika daerahnya terancam dan meminta semua personel dalam apel Siaga Ben­cana untuk siaga 24 jam.

Wilayah Kabupaten Bo­gor bagian barat menduduki ranking satu dengan kerawan bencana tertinggi. Seperti Kecamatan Jasinga, Cigudeg, Parungpanjang, Rumpin, Su­kajaya, Nanggung, Pamijahan, Tenjolaya dan Dramaga.

Semua wilayah tersebut oleh BPBD Kabupaten Bogor sebagai langganan banjir, long­sor dan bencana angin puting beliung.

(Rishad Noviansyah)