mc-sixers-mavs-1116-20151117Dirk Nowitzki tampil impresif saat mengantarkan Dallas Maverick menang 92-86 atas Philadelphia 76ers, Selasa (17/11/2015).

Oleh : IMAM BACHTIAR
[email protected]

Forward berpaspor Jerman tersebut mencetak 21 angka yang tujuh di anta­ranya terjadi pada menit krusial kuarter keempat.

Tak hanya Nowitzki, Chandler Parsons juga menunjukkan performa apik dengan sumban­gan 20 angka untuk Maverick.

Sayangnya, di akhir-akhir pertandingan penampilannya justru cenderung menurun.

76ers juga tak mudah dikalahkan karena sedang mencari kemenangan pertama musim ini. Meski sempat tertinggal 19 poin, pasukan Brett Brown ini membalikkan keadaan menjadi 82-81 di 4:23 menit sisa laga.

Akan tetapi, Nowitzki membuat Maverick bang­kit. Bahkan, tembakan tiga poin dia membuat skor 90-84 untuk keunggulan Maverick.

“Itu adalah tembakan mematikan dalam per­tandingan. Dampaknya sangat besar. Dan lihat, dia (Nowitizki) telah melakukan hal itu selama hampir dua dekade. Anda seharusnya tak terkejut saat itu terjadi,” ujar pelatih Maverick, Rick Carlisle, seperti dimuat ESPN, Selasa (17/11/2015).

Ketertinggalan enam angka terlalu berat bagi 76ers untuk mengejar. Nowitzki kembali ke lineup setelah ditarik keluar, pun begitu dengan Wesley Matthews dan Parsons. Matthews sendiri hanya mengoleksi tujuh angka.

“Mereka tetap berusaha memenangkan laga, bertarung, dan mereka jelas ingin sekali meraih kemenangan pertama di musim ini. Bahkan kami harus menggali lebih dalam untuk keluar sebagai pemenang,” kata Nowitzki.

Sementara itu, di tempat yang sama Los Angeles Lakers tak mampu melanjutkan euforia kemenan­gannya berlama-lama.

Melawan Phoenix Suns di Talking Stick Resort Arena, Selasa (17/11/2015), Ronnie Price dkk kembali menelan kekalahan kesembilannya di awal kompe­tisi NBA musim ini dengan skor 102-120.

Di laga sebelumnya, Lakers sukses memecun­dangi Detroit Pistons dengan skor 97-85. Kemenan­gan tersebut jadi yang pertama dari lima laga tera­khirnya, atau yang kedua dari 10 pertandingan musim ini.

Sayang, momentum kemenangan tersebut tak membuat Lakers bangkit. Melawan Suns, Lakers kalah 101-120 yang membuat mereka makin terjer­embab di klasemen Wilayah Barat.

Di pertandingan lain, Chicago Bulls sukses memenangi drama pertandingan melawan Indiana Pacers di United Center dengan skor 96-95.

Jimmy Butler keluar sebagai pahlawan setelah block-nya kepada Paul George bisa mengagalkan ke­menangan Pacers di detik akhir permainan.(*)