1500-TINJAU-SIRKUIT-SENTUL_bgs-(3)Menpora, Imam Nahrawi mendapati aspal lintasan sirkuit sentul masih ada yang mengalami penambalan. Padahal, untuk bisa menjadi tuan rumah gelaran MotoGP perlu lintasan dengan kelas Grade A

Oleh : ADILLA PRASETYO WIBOWO
[email protected]

Sirkuit Sentul dipati­kan mendapatkan jatah satu slot perhe­latan MotoGP musim 2017 mendatang. Untuk itu, sirkuit Sentul bakal mengalami tahap renovasi un­tuk mempersiapakan fasilitas sesuai dengan standar interna­sional MotoGP.

Namun, Menteri Pemu­da dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi didampingi oleh pengelola Sirkuit Sentul, Tinton Soeprapto melakukan pengecekan kondisi sirkuit se­belum dilakukan proses pem­bongkaran yang bakal mulai di­lakukan Desember 2015 besok.

“Saya sudah melakukan pengecekan konsisi aspal lint­asan mulai dari tikungan per­tama hngga terakhir. Seluruh lintasan perlu dijelajahi untuk memastikan kualitas lintasan. Ternyata masih ada aspal yang ditambal, seharusnya untuk standar Grade A tidak boleh ada tambalan,” katanya.

Baca Juga :  Gelorakan Masyarakat Berolahraga Melalui Kegiatan Fun Bike 

Lebih lanjut Imam men­gatakan bahwa Sirkuit Sentul saat ini adalah satu-satunya sirkuit di Indonesia yang mempunyai standar nasional. Rencananya pada 2016 nanti, sirkuit yang berada di Bogor, Jawa Barat itu akan segera direnovasi. Waktu pengerjaan renovasi ini diperkirakan me­makan waktu selama setahun.

“Bulan Desember nanti sirkuit akan dibongkar, diusa­hakan pengerjaannya selama satu tahun. Tetapi kalau bisa kurang dari satu tahun itu lebih bagus,” ucap Tinton So­eprapto selaku Direktur sirkuit Sentul.

Ayahanda Ananda Mikola ini mengungkapkan, usai re­novasi selesai, Sirkuit Sentul akan memiliki standar Interna­sional dan akan dibuka secara komersial untuk menggelar berbagai kejuaraan di tingkat Asia Tenggara. Sirkuit Sentul akan dijadikan South East Asia Granprix.

Baca Juga :  Bupati Iwan Sambut Baik Rencana Stadion Pakansari Jadi Home Base Rans Nusantara FC

“Bila nanti Sentul sudah bagus, kami akan memperbo­lehkan negara-negara tetangga yang tidak punya sirkuit, agar bisa menggunakan sirkuit sen­tul untuk balapan. Karena kita adalah negara tertua di Asia Tenggara, sudah seharusnya kita membantu mereka,” lan­jutnya.

Gelaran MotoGP musim 2017 bukanlah kali pertama gelaran balap motor bergengsi tersebut menggunakan sirkuit kebanggaan Indonesia terse­but. Sebelumnya, Sirkuit Sen­tul pernah mengelar event MotoGP pada tahun 1996 dan 1997. Pada saat itu Michael Doohan (96) dan Tadayuka Okada (97) kleuar sebagai juara di kelas 500cc.(*)