Status tersangka yang diberikan untuk Kasubag Tata Usaha Humas dan Protokoler di Sekretariat DPRD Kota Bogor, Sisworo, ternyata belum ditindaklanjuti. Pejabat cabul yang meraba-raba paha tiga siswi SMK yang sedang magang di DPRD Kota Bogor itu belum dieksekusi secara kedinasan.

Oleh : RIZKY DEWANTARA
[email protected]

Ketua DPRD Kota Bogor, Untung Wa­hyudi Maryono, geram. Menurutnya, pihaknya terus mendorong Pemkot Bogor untuk segera menindak Pega­wai Negeri Sipil (PNS) yang sedang tersandung kasus pencabulan agar dinonak­tifkan dari jabatannya. Ia juga membeberkan, kebijakan untuk Sisworo ada di Badan Kepega­waian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, untuk kewenangan pemecatan atau pe­mindahan tugasnya.

Baca Juga :  Hari Ini Hingga 4 Juli, Tirta Pakuan Kota Bogor Melakukan Perbaikan Filter IPA Dekeng

“Saya memaksa untuk pindah dari tem­pat ini (DPRD), sudah kami kirim surat untuk nama Sisworo agar tidak disini,” tegasnya, kemarin.

Politikus PDI-P itu, menjelaskan, sampai saat ini Sisworo yang sudah ditetapkan sebagai ter­sangka, belum menghadap pimpinan DPRD Kota Bogor terkait kesalahan yang dilakukan dalam hal tindakan pencabulan itu. Pihaknya juga menuntut tim investigasi yang dibentuk oleh Wa­likota Bogor, Bima Arya Sugiarto, dapat bekerja cepat terkait kasus ini. “Dia sudah jadi tersangka, tim investigasi segera lakukan penyelidikan agar masyarakat tidak bertanya-tanya lagi status PNS yang masih melekat pada dirinya,” jelasnya.

Baca Juga :  Tirta Pakuan Sosialisasi Air Bersih dan Jaringan Perpipaan di Kelurahan Sukadamai

Terpisah, salah satu tim investigasi, Subid Pembinaan Disiplin pada Badan Kepegawaian, Pen-didikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bogor, Nia Kurniawati mengatakan, dalam im investi­gasi yang dibentuk Walikota Bogor, terkait ma­salah yang menimpa Sisworo ini. Pihaknya tetap melakukan penyelidikan untuk memberikan putusan sanksinya yang akan diberikan kepada Sisworo. “PNS diberhentikan sementara jika su­dah ditahan dalam sta-tus tersangka. Walaupun pihak kepolisian sudah menetapkan tersangka, tim investigasi tetap melakukan penyelidikan juga” jelasnya. (*)