Claudio-Marchisio---FootyRendersKESEMPATAN Juventus mengkudeta Manchester City dari puncak klasemen Grup D Liga Champions terbuka lebar saat keduanya bentrok dalam matchday 5 di Juven­tus Stadium, Kamis (26/11/2015) dini hari nanti. Juventus pantasjumawa, kemenangan atas AC Milan pada lanjutan Serie A akhir pekan lalu menjadi motivasi tambahan jelang laga ini. SementaraCity menjadi tim pesakitan setelah dicu­kur Liverpool1-4 dikandang sendiri di Liga Primer Inggris.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Meski demikian, palang pintu I Bianconerri, Giorgio Chiellini enggan besar kepala dan akan tetap berhati-hati saat menjamu The Citizen. Ia khawatir, asuhan manajer Manuel Pellegrini itu menjadikan Gianluigi Buffon Cs pelampiasan dari kekalahan atas Liverpool.

“Setelah City lolos dari babak grup, kami mungkin akan lebih santai, tetapi malah sebaliknya karena mereka akan lang­sung bereaksi atas kekalahan akhir pekan kemarin (lawan Liverpool),” terang Chiel­lini dalam situs resmi Juventus.

Kapten kedua Si Nyonya Tua ini pun berjanji akan tetap memberikan permainan terbaik didepan para Juventini di kandang sendiri. “Kami harus memberikan yang terbaik dan kami ingin mencapai babak 16 besar dengan cara kami sendiri malam ini,” tambahnya.

Kemenangan atas Juve dipastikan akan semakin mengukuhkan anak asuh Manuel Pellegrini sebagai juara grup. Karena Juve tidak mungkin menyalip akibat baru meraih delapan poin.

“Sejak saya tiba di sini, drawing Liga Champions tidak pernah menguntungkan bagi City. Di fase grup kami juga ditempat­kan dengan tim-tim kuat Eropa. Tim lawan biasanya akan menjadi semifinalis atau fina­lis Liga Champions,” ujar Aguero.

“Tapi kami harus mempersiapkan dari sekarang. Di Liga Champions musim lalu, kami tidak memiliki banyak hal yang kami lakukan. Mungkin karena sebagian pemain tidak mengerti bagaimana bermain di ajang sebesar Liga Champions,” tambahnya.

“Tapi sekarang kami memiliki cukup pengalaman (bermain di Liga Champion). Kami memiliki pemain berkualitas yang mampu memberikan hasil positif bagi klub. Dan saya pikir, kami sudah berada di jalur yang benar. Dan masih banyak waktu untuk mencapai sesuatu,” lanjutnya.

Badai Cedera

Meski memiliki tren positif, pasukan Massimiliano Allegri bukannya tanpa ca­cat. Sejumlah pilar penting, seperti Roberto Pereyra, Kwadwo Asamoah, Sami Khedira harus diparkir karena masih berkutat den­gan cedera. Gelandang asal Brazil, Her­nanes dan bek kiri Patrice Evra pun dira­gukan tampil malam nanti. Kedua harus ditarik keluar saat melakoni Grande Partita kontra AC Milan.

Absennya Hernanes membuat Mas­similiano Allegri tidak bisa menggunakan formasi 4-3-1-2 yang ia gunakan kontra AC Milan, sehingga ia kemungkinan akan kem­bali menggunakan formasi 4-3-3 dengan menurunkan tridente Paolo Dybala, Mario Mandzukic dan Alvaro Morata sebagai tri­sula serangan Bianconeri.

Badai cedera juga menghampiri kubu The Citizen. Tidak tanggung-tanggung, Pel­legrini tidak bisa menurunkan kapten tim, Vincent Kompany, Wilfried Bony, Samir Nasri dan David Silva saat berkunjung ke Turin.

Dampak absennya Kompany begitu terasa di lini pertahanan City saat mereka dibabat Liveprool. Buruknya duet Martin Demichelis dan Eliaquim Mangala menjadi salah satu penyebab kekalahan memalukan tersebut.

Namun dalam laga kontra Juve, Pellegri­ni sudah bisa bernafas lega karena Nicholas Otamendi yang disimpan pada akhir pekan nanti sudah fit untuk menghadapi Juven­tus. Untuk lini serang, mereka akan menu­runkan Sergio Aguero yang sudah pulih dari cedera. Ia akan disokong oleh trio Raheem Sterling-Kevin De Bruyne-Jesus Navas di be­lakangnya.

Juve membutuhkan kemenangan untuk memastikan diri menyusul sang tamu lolos ke babak 16 besar. Saat ini, Juve tertinggal satu angka atas City yang telah mengoleksi sembilan poin dan telah memastikan diri ke fase gugur.

Sementara Borussia Moenchengladbach (peringkat 4 dengan 2 poin) yang menjamu Sevilla (peringkat 3 dengan 3 poin) berpe­luang ke babak 32 besar Liga Europa jika menang. Sevilla juga akan menjaga peluang ke 16 besar Liga Champions jika menang atas Borussia Moenchengladbach.

Sevilla terpaut cukup jauh dari keduanya setelah mereka hanya mampu mengoleksi tiga poin. Secara matematis memang susah bagi Sevilla untuk bisa menyusul keduanya, namun bola itu bundar, semua bisa terjadi di sepakbola. Untuk itu kemenangan dalam laga ini akan memastikan mereka meraih satu tiket menuju fase knockout.

City Diuntungkan Wasit

Felix Brych ditunjuk untuk memimpin pertandingan Juventus kontra City. Namun, Juventus kerap sial saat wasit asal Jerman ini memimpin laga. Kala itu, harus menyerah dari Atletico Madrid musim lalu di kompe­tisi yang sama. Wasit berusia 40 tahun ini juga terkenal tegas dan loyal mengeluarkan kartu. Terbukti, dua kartu merah dalam ke­menangan Zenit St Petersburg 2-0 atas Lyon awal musim ini. Brychjuga bertugas pada akhir kualifikasi Euro 2016, saat timnas Italia menang 2-1 atas Norwegia di Stadion Olimpico. (*)