imago21934023h-facebookFC Barcelona menggila dalam matchday 5 Liga Champions Grup E di Stadion Camp Nou, Rabu (24/11/2015) dini hari saat meremukkanAS Roma dengan skor mencolok 6-1. Trio Messi, Suarez, Neymar(MSN), menjadi momok bagi Ilupi yang sudah harus tertinggal3-0 pada babakpertama.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Barcelona yang baru saja membantai Real Madrid 0-4 di Santiago Berna­beu, melanjutkan parade gol ketika Neymar mengirim umpan panjang kepada Dani Alves yang bebas di sisi kiri per­tahanan lawan yang kemudian menyodorkan bola ke Luis Suarez yang tinggal menyarang­kan gol mudah pada menit ke-15.

Tiga menit berselang, seisi Camp Nou kembali bersorak. Sang megabintang, Lionel Messi mencetak gol lewat kombinasi dengan Neymar dan Suarez. Ketiganya saling ber­tukar umpan dan diakhiri umpan lambung Suarez kepada Messi yang kemudian melob bola mendahului Szczesny yang maju meng­hadang.

Unggul dua gol tak meredakan tekanan Barca. Menit 44, Luis Suarez mencetak gol keduanya. Berawal dari kemelut yang tercipta dari tendangan sudut, bola muntah langsung disambar El Pistolero dengan tembakan voli cantik ke tiang jauh gawang Szczesny. Skor 3-0 hingga turun minum, dan kini Suarez se­jajar dengan Cristiano Ronaldo, sama-sama mengoleksi lima gol.

Paruh kedua, tekanan Barcelona terus berlanjut dan tidak membiarkan AS Roma leluasa memainkan bola. Akibatnya, menit ke-56, Messi yang mengetahui Gerard Pique tidak bisa mencetak gol di El Clasico, mengir­im umpan datar pada sang bek tengah yang tinggal mendorong bola ke gawang kosong.

Selang empat menit, Neymar menerima bola di sisi kiri pertahanan wakil Italia, lantas mengumpannya pada Suarez yang mendo­rong bola ke arah Messi. Sentuhan pertama La Pulga bisa diblok Szczesny, tapi bola liar kembali disambar Messi untuk gol keduanya. 5-0 untuk Los Cules.

Menit ke-77 keadaan semakin memburuk bagi Ilupi, ketika Neymar diganjal di kotak ter­larang sehingga hukuman penalti diberikan. Pemain Argentina itu memberikan kesempa­tan bagi sang bintang Brazil mencetak gol dari titik putih. Sayangnya, Neymar gagal menipu Szczesny, tapi bola muntah dihajar pemain pengganti, Adriano Corea.

AS Roma tidak bisa berbuat banyak dalam pertandingan ini. Edin Dzeko yang mendapat tugas mengeksekusi penalti pada menit ke-82 pun gagal melaksanakan tugas dengan baik.

Ketidakhadiran Francesco Totti dan Dan­iele De Rossi sangat terasa. Anak asuh Rudi Garcia baru bisa mencetak gol di menit tera­khir. Lucas Digne membawa bola di sisi kiri dan melepas umpan silang ke depan gawang Barca. Dzeko berhasil memenangkan perta­rungan udara dan mengubah skor menjadi 6-1. Wasit Cuneyt Cakir meniup peluit panjang setelah gol itu. Dengan hasil ini, Barca yang sudah pasti lolos semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup E dengan raupan 10 poin. Roma berada di posisi kedua dengan lima poin, sama dengan Bayer Leverkusen yang meraih hasil seri 1-1 saat melawan BATE Borisov yang baru mengoleksi 3 poin di hari yang sama.

Perpanjang Kontrak

Direktur Barcelona, Robert Fernandez, kembali mempertegas komitmen klub untuk memperpanjang kontrak pemain Brasil, Ney­mar. Eks penggawa Santos itu sebelumnya kerap dikabarkan bakal pindah ke Manchester United dan yang bersangkutan juga tertarik hijrah ke Old Trafford, karena diklaim mera­sa lelah terus ada di bawah bayang-bayang Messi. Namun Barcelona akan memastikan hal tersebut tak terjadi, dengan menawarkan kontrak baru plus kenaikan gaji pada Neymar. Blaugrana sendiri belum lama ini resmi mem­perpanjang kontrak Rafinha hingga 2020.

“Usai memperpanjang kontrak Rafinha, berikutnya kami akan memperpanjang kon­trak Neymar,” tutur Fernandez usai Barcelo­na menang atas AS Roma di Liga Champions dini hari tadi.

Sebelumnya, Ayah Neymar sempat men­gatakan bahwa mereka bisa jadi akan heng­kang dari Spanyol, andai terus tak mendapat­kan kepastian soal tudingan menggelapkan pajak.

Fokus Liga Domestik

Kekalahan telak atas Barcelona ternyata tak membuat seorang Wojciech Szczesny ke­cewa berlebih. Kiper AS Roma tersebut me­minta rekan-rekannya segera tidur dan fokus untuk laga selanjutnya.

Kekalahan ini membuat mereka dituntut menang di laga terakhir melawan BATE Bor­isov bila ingin lolos ke babak 16 besar.

“Kami akan pergi tidur malam ini, kami akan bangun besok dan fokus pada permain­an melawan Atalanta. Ini adalah laga besar, kami harus mendapatkan tiga poin. Kami ha­rus terus melangkah ke depan,” tandasnya.

Memang kans Roma untuk lolos ke babak 16 besar tak lantas pupus, karena kemenan­gan atas BATE Borisov di matchday terakhir bisa meloloskan mereka.

Namun, kekalahan memalukan tersebut telah membuat presiden Tim Serigala, James Palotta, murka. Sang presiden mengultima­tum akan memberikan semacam sanksi bila Roma tak bisa mengatasi BATE, setelah keka­lahan yang tak dapat diterimanya ini.

“Sekarang kalian tidak boleh melakukan kesalahan sedikitpun saat melawan BATE Borisov!” tegas Palotta pada CEO Roma, Italo Zanzi.

Grup F Ikut Panas

Bayern Munchen menggilas Olympiakos 4-0 di Allianz Arena pada matchday 5 Grup F Liga Champions, Rabu (25/11/2015). Bayern memastikan diri lolos ke fase knockout seb­agai juara grup sekaligus memperpanjang na­fas Arsenal.

Bayern unggul 3-0 di babak pertama lewat Douglas Costa menit 8, Robert Lewandowski menit 16 dan Thomas Muller menit 20. Na­mun, Bayern kehilangan Arjen Robben yang mengalami cedera sebelum jeda. Di awal babak kedua, Bayern main dengan sepuluh orang setelah bek Holger Badstuber dikartu merah karena melanggar Ideye Brown. Itu tak membuat laju Bayern terhenti. Kingsley Coman mencetak gol keempat pasukan Josep Guardiola pada menit 69.

Hasil imbang sebenarnya cukup bagi Bayern(9 poin) dan Olympiakos (9 poin) un­tuk sama-sama lolos ke fase knockout dan menjegal langkah Arsenal (3 poin) meski The Gunners menang atas Dinamo Zagreb (3 poin). Bayern ‘memilih’ menang dan mengunciposi­si puncak Grup F. Arsenal yang mengalahkan Dinamo Zagreb 3-0 pun kini tetap berpeluang lolos ketika melawat ke markas Olympiakos pada matchday pamungkas.

Bayern tak butuh waktu lama untuk men­goyak gawang Olympiakos. Baru delapan me­nit laga berjalan, Bayern sudah unggul 1-0 ke­tika Douglas menuntaskan bola muntah hasil tembakan keras Jerome Boateng yang sempat ditepis oleh Roberto.

Delapan menit berselang, meneruskan tembakan Coman yang terhenti di kakinya, Lewandowski menggandakan keunggulan timnya. Empat menit setelah itu, dari headed pass Robben, Muller mengubah skor jadi 3-0. Sial bagi Bayern, di menit 33, Robben terpak­sa digantikan Joshua Kimmich akibat cedera.

Di menit ke-52, Bayern harus kehilangan Badstuber. Last-ditch challenge-nya terhadap Ideye membuat wasit mengganjarnya kartu merah langsung. Guardiola lantas mengor­bankan Lewandowski untuk memasukkan Mehdi Benatia ke lini pertahanan.

Gol keempat Bayern dicetak oleh Coman. Gol ini tercipta berkat assist Muller pada me­nit 69. Setelah itu, hingga peluit panjang, tak ada lagi gol yang tercipta.

Bayern pun kini mengumpulkan 12 poin dari lima pertandingan. Olympiakos tetap di poisisi kedua dan harus melakoni duel penen­tuan melawan Arsenal yang punya enam an­gka di peringkat tiga. (*/Net)