pembalap-tim-mclaren-mercedes-jenson-button-memimpin-rekan-satu-timnya-lewis-hamilton-di-f1-grand-prix-2011-istanbul-20110509154151-3821Honda sebagai pemasok mesin McLaren memahami kekecewaan tim tersebut atas musim 2015 yang sangat buruk. Pabrikan Jepang itu menjanjikan mesin yang kompetitif untuk persaingan juara musim depan.

Oleh : Imam Bachtiar
[email protected]

Honda kembali lagi ke arena balap F1 setelah beberapa tahun absen menyuplai mesin untuk tim-tim yang ikut di ke­juaraan tersebut. Mereka memutus­kan bekerja sama lagi dengan McLar­en, tim yang pernah dibawa mereka berjaya di akhir 80-an hingga 90-an bersama Ayrton Senna.

Sayangnya, comeback Honda ke McLaren tak berjalan mulus karena musim ini mobil Silver Arrows lebih banyak banyak mengalami masalah. Di antara kedua pebalapnya, Jenson Button dan Fernando Alonso, McLar­en sudah 13 kali tidak menuntaskan balapan alias retired.

McLaren baru bisa meraih 27 poin dari 18 seri balapan sejauh ini, hanya lebih baik dari tim Manor yang belum meraih satu poin pun dan duduk di posisi kesembilan klase­men konstruktor.

Baca Juga :  Bupati Iwan Sambut Baik Rencana Stadion Pakansari Jadi Home Base Rans Nusantara FC

Alonso sendiri paling bagus penca­paiannya adalah di GP Hongaria saat finis posisi kelima, lalu Button adalah posisi keenam di GP Amerika Serikat.

Wajar, jika ada keraguan McLar­en bakal bisa berbicara banyak lagi di F1, mengingat kemajuan pesat yang dilakoni Mercedes atau Ferrari musim ini.

Tapi Bos Honda Motorsport, Ya­suhisa Arai, meyakini bahwa pabri­kannya dan McLaren bekerja keras di jeda musim nanti untuk memperbai­ki segala kekurangan tim di musim ini, agar bisa bangkit dan memberi­kan Button serta Alonso mobil kom­petitif untuk memperebutkan gelar juara dunia di musim 2016.

Baca Juga :  Bupati Iwan Sambut Baik Rencana Stadion Pakansari Jadi Home Base Rans Nusantara FC

“Banyak hal yang terjadi sejak awal McLaren-Honda bergabung di Abu Dhabi musim lalu. Kami menjalani proses panjang sejak tes pertama, dan meski kami mengalami musim yang sulit serta menyedihkan di 2015 ini, tim tetap solid seperti sebelumnya,” ujar Asai seperti dikutip Crash.

Ia mengatakan banyak peruba­han yang dilakukan baik mobil mau­pun mesin musim ini di mana ke­cepatannya begitu luar biasa.

Baik di Woking maupun Sakura sudah bekerja tanpa lelah selama se­tahun ini, dan bersama-sama dengan kedua pebalap, ikatan mereka sema­kin kuat seiring musim berjalan.

“Saya berterima kasih atas kerja keras mereka, dan terkesan dengan antusiasme mereka untuk mem­perbaiki segala kekurangan selama musim dingin nanti,” sambungnya. (*)