2014-04-01T205045Z_1838580433_LR1EA411LWBCZ_RTRMADP_3_SOCCER-CHAMPIONSLUKA Manchester City bertambah dalam saat ditekuk Juventus 1-0 dalam matchday 5 Grup D Liga Champions di Juventus Stadium, Kamis (26/11/2015) dini hari. Mario Mandzukic menjadi aktor utama dalam misi I Bianconeri mengkudeta The Citizen dari puncak klasemen.

Oleh : RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]

Kontrak Josep ‘Pep’ Guardiola bersama Bayern Muenchen akan berakhir pada Juni 2016 mendatang. Spekulasi kepindahannya pun bermunculan. Pasalnya, arsitek asal Spanyol berusia 44 tahun itu belum mem­beri sinyal untuk memperpanjang masa bak­tinya bersama The Bavarians. Manchester City pun digadang-gadang menjadi pelabu­han baru Pep musim depan. Bahkan, The Citizen pun akan menyatukan Pep kembali dengan Messi.

Santer beredar, Pep telah meneken pra-kontrak dengan raksasa Liga Primer Inggris, Manchester City pada Kamis (27/11/2015) malam waktu setempat. Ini hanya berselang sehari usai The Citizen ditumbangkan Juven­tus 1-0 pada matchday 5 Liga Champions.

Menanggapi hal ini, Presiden Bayern, Karl-Heinz Rummenigge tidak menampik jika mantan arsitek Barcelona itu berpo­tensi mengakhiri kontraknya musim depan. Menurutnya, hal itu tidak jadi masalah bagi The Bavarians.

“Tidak jadi masalah. Namun ini akan jadi perbincangan besar. Dulu, saat Franz Beck­enbauer hijrah ke New York Cosmos pada 1977, media tak henti-hentinya membicara­kan nasib tim ini. Kala itu Bayern sempat ter­ganggu oleh sorotan media selama tiga bulan pertama sejak Beckenbauer pergi,” katanya

“Di dunia, tak ada seseorang yang tidak bisa tergantikan oleh orang lain dan fenom­ena seperti ini sangat wajar. Pemain datang dan pergi, hal yang sama juga berlaku bagi para pelatih,” ujar Rummenigge.

Ia pun optimisi akan mendapat peng­ganti Guardiola dengan kualitas yang tak kalah bagus. “Pelatih datang, dan pada saat yang tepat dia akan pergi. Namun saya tidak khawatir. Jika Guardiola pergi, tentu akan datang pelatih luar biasa lainnya. Kini kami hanya bisa menunggu dan melihat apa yang akan terjadi,” katanya.

Baca Juga :  Manchester City Keluar Sebagai Pemenang dalam Derby Manchester

Di bawah arahan Pep, Bayern sukses meraih dua gelar juara Bundesliga, satu trofi DFB Pokal, Piala Super Eropa, plus Piala Du­nia Klub.

Namun, Rummenigge menegaskan akan membuka pembicaraan dengan Pep usai Bayern menghadapi Hannover 19 Desember mendatang. Menurutnya, sang arsitek telah berjanji untuk membuat keputusan men­genai masa depannya sebelum akhir tahun atau sebelum Natal.

“Tidak berniat untuk menggeser tang­gal. Itu selalu seperti yang dikatakan bahwa keputusan akan diambil pada 2015,” tambah mantan pemain internasional Jerman itu.

Sementara kapten Muenchen, Philip Lahm mengatakan, jika Guardiola heng­kang, akan datang pelatih lain yang tidak ka­lan mentereng dengan mantan kapten Bar­celona itu. “Jika Guardiola hengkang suatu hari nanti, maka pelatih bagus lainnya akan datang, namun pertama-tama kita harus me­lihat apa yang terjadi,” katanya.

Guardiola sendiri menolak untuk ha­dir dan bicara pada konferensi pers, Jumat (27/11/2015) seiring beredarnya rumor ini.

Pria Spanyol itu memenangi 19 gelar seb­agai pelatih di Barcelona dan Bayern. Ia ber­ulang kali dikaitkan dengan kepindahan ke klub-klub Liga Primer Inggris, seperti Chel­sea, Manchester United, Paris Saint Germain (PSG).

Disandingkan Dengan Messi

Manchester City memang sedang menyu­sun rencana besar jelang musim 2016/2017. Selain berniat mendatangkan Josep Guar­diola, The Citizen juga tengah menyiapkan klausul megatransfer untuk membajak Lio­nel Messi dari Barcelona.

Baca Juga :  Gubernur Jabar Sampaikan Duka Mendalam Tragedi Kanjuruhan

Klub milik taipan Uni Emirat Arab, Sheikh Mansour ini siap menggaji Messi 800 ribu poundsterling atau setara dengan Rp 16,6 miliar setiap pekannya.

Media Inggris, The Sun bahkan me­nyatakan jika klub yang bermarkas di Etihad Stadium telah bertemu dengan perwakilan bintang Argentina dan menyepakati nominal gaji messi sebesar 40 juta pounds atau Rp 830 miliar per tahun.

Kabarnya, gaji pokok Messi di Manches­ter sebesar 32 juta pounds, sementara sisan­ya merupakan hak image dan sponsor.

Messi memang dikabarkan ingin pindah ke luar Spanyol. Keinginan pemain binaan akademi La Masia itu muncul setelah kasus pajak yang membelitnya dan ayahnya, Jorge Messi, tak kunjung usai. Messi dan ayahnya dituding menggelapkan pajak pendapatan­nya dari hasil membintangi sejumlah produk senilai lebih dari 4 juta euro.

Uang itu dilarikan sang ayah ke sejum­lah perusahaan fiktif di Belize dan Uruguay. Meskipun sang ayah sudah menyatakan Mes­si tak mengetahui soal itu, pengadilan Span­yol tetap berkeras bahwa Messi harus tetap diadili dalam kasus ini.

Arsenal yang tengah krisis lini depan pun dikabarkan tertarik menggunakan jasa Messi. Namun, skuad London Merah itu tam­pak keberatan membayar gaji Messi sebesar 600 ribu pound per pekan atau sekitar Rp 16 miliar.

Jika kabar ini dan kabar perpindahan Guardiola benar, City berpeluang mengem­balikan duet Guardiola-Messi. Keduanya berjasa besar memberikan 14 gelar kepada Barcelona dalam satu dekade terakhir. Ke­empat belas gelar itu termasuk dua gelar Liga Champions dan tiga mahkota Liga Spa­nyol hanya dalam empat tahun masa bakti Guardiola bertugas di Camp Nou, markas Barcelona. (*)