Untitled-5Lahirnya Nissan X-Trail Hybrid di Indonesia menjadi gebrakan baru Nissan di Indonesia. Lalu mungkinkah lahirnya mobil hybrid, menjadi langkah baru untuk bisa melahirkan mobil listrik di Indonesia?

Oleh : Adilla Prasetyo Wibowo
[email protected]

General Manager (GM) Perencanaan Produk dan Strategi Pemasa­ran PT Nissan Motor Indonesia Budi Nur Mukmin mengungkapkan niatan untuk menghadirkan mobil listrik di Indonesia. “Mobil listrik tidak dalam waktu dekat. Tapi kalau ditanya akan hadir atau tidak, ke depannya bisa saja kami melahir­kan mobil listrik di Indonesia,” katanya, Rabu (11/4/2015).

Namun untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut Budi, peran pemerintah juga sangat berarti. “Asal pemerintah sudah memper­siapkan infrastuktur, seperti ada charging station (stasiun pengi­sian baterai) dan keringanan pa­jak. Kami (Nissan) tinggal memas­ukkan produknya saja. Ini bisa saja terjadi, karena kami memang punya produknya,” ujarnya.

Budi juga menambahkan, meski saat ini mobil berteknologi hybrid masih mahal, namun tidak menutup kemungkinan beberapa tahun kedepan akan lebih murah. Karena Budi memperkirakan, pemerintah Indonesia cepat atau lambat akan memberikan insentif untuk mesin hybrid atau mobil LCE (Low Carbon Emission).

X-Trail Hybrid dijual Rp 625 juta on the road Jakarta. Namun, pemesanan sebenarnya sudah dibuka sejak ajang pameran Gai­kindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), Agustus lalu dan sudah laku 10 unit. “Sampai saat ini sudah ada sekitar 10 unit yang pesan X-Trail Hybrid. Ini konsumen baru yang sebelumnya tidak menggunakan produk Nis­san atau X-Trail konvensional,” ucapnya.

Hasil ini didapat setelah mel­akukan pengecekan ke diler-diler. Mereka yang membeli X-Trail hibrida benar-benar konsumen baru dengan domisili Jakarta dan Surabaya.

“Meski konsumen baru tapi mereka sebelumnya sudah mel­akukan perbandingan dengan mobil hybrid lainnya di Indone­sia. Pertimbanganya lebih ke arah harga yang kompetitif dan ben­tuk, karena ini satu-satunya SUV hybrid di Indonesia sedangkan yang lain masih sedan,” ujarnya.

Rencanaya NMI akan men­girim 10 unit pertama X-Trail Hybrid mulai November ini. Dan unitnya tidak ada pembatasan kuota pemesanan, namun karena sangat laku di Jepang jadi sedikit ada kesulitan dalam sisi pemba­giannya sehingga tidak ada unit ready stock yang bisa langsung diboyong konsumen. (*)