Protes Mahalnya Tiket

Untitled-6STUTTGART, TODAY – Fans Borussia Dortmund melaku­kan aksi protes akibat ma­halnya harga tiket dengan melemparkan bola tenis ke lapangan saat Dortmund menang 1-3 di markas VFB Stuttgart, Mercedez-Benz Are­na dalam babak perempatfinal DFB-Pokal, Rabu (10/2/2016) dini hari WIB.

Meski Mats Hummles dan kawan-kawan tampil dominan dalam laga tersebut, sorakan demi sorakan terus berkuman­dang dari tribun penonton yang merupakan pendukung setia Die Borussen. Tak hanya berteriak dan boikot, mereka juga mem­bentangkan spanduk bertuliskan ‘Fuss­ball Muss Bezahlbarsein’ yang berarti ‘Sepakbola Seharusnya Terjangkau’.

BACA JUGA :  Kisah Rafa Azka, Pendekar Cilik Asal Kota Bogor yang Borong Medali Emas Karate Nasional

Untuk menyaksikan pertandingan tersebut, rata-rata penonton harus mene­bus tiket dengan harga 70 euro atau Rp 1 juta. Sementara tiket termuarah dibande­rol 38,50 euro atau Rp 591 ribu. Kemara­han mereka pun berujung dengan melem­parkan puluhan bola tenis ke lapangan hingga membuat pemain terpaksa me­munguti bola.

Bertindak sebagai kapten Dortmund, Hummels kemudian memintan penon­ton untuk menghentikan aksinya. Ini bukan pertama kalinya, dalam beberapa hari terakhir, fans sepakbola melakukan protes terkait harga tiket yang mencekik. Akhir pekan lalu, pendukung Liverpool kan hal serupa. ­Tepat pada menit ke-77, saat Liverpool menghadapi Sunderland, sebagian besar pendukung Liverpool memilih untuk meninggalkan stadion. Aksi tersebut didukung oleh eks bek The Reds, Jamie Car­ragher, yang menyebut bahwa fans layak protes untuk harga tiket yang kelewat mahal.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Dorong Generasi Digital Cerdas, Teman FM Hadir Langsung di Sekolah

(Ri­shad/Net)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================