Untitled-6Program ‘Barter Ilmu’ yang sudah dikonsepkan oleh Bogor Women’s Club (BWC) sudah mulai digalakkan, kemarin(12/02/2016). Aksi berbagi ilmu yang dilakukan di Taman Heulang ini pertamakali mereka lakukan dari sejak mulai organisasinyadiresmikan, dan rencananyakegiatan seperti ini akan rutindilakukan ke semua member BWC.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Semangat srikandi-srikandi BWC ini terasa sangat terbakar saat mengi­kuti arahan dari seorang trainer bagaimana tahap pembuatan keraji­nan tanah liat. Mendung di pagi itu bahkan tidak membuat mereka malas, malah justru semakin antusias.

Rasa keingintahuan yang besar mereka utarakan langsung kepada trainer, wajar saja sebab puluhan wanita yang di dominasi ibu rumah tangga itu tidak mau melewat­kan kesempatan ilmu yang sudah difasilitasi organisasi BWC. Berbagai bentuk kerajinan tanah liat mereka buat mulai dari celengan berbentuk kucing, vas bunga, patung hias dan masih banyak lagi.

Ketika ditemui, Ketua Divisi Pendidi­kan dan Budaya BWC, Tri Setiowati men­gaku sekitar 30 orang yang mengikuti keg­iatan barter ilmu adalah kader-kader BWC. Semua yang hadir ini diajarkan teknik dasar membuat gerabah dengan teknik poterry. Semua ibu-ibu yang mengikuti kegiatan ini sudah dipunguti iuran untuk pembelian ba­han dan konsumsi. Meski sebetulnya masih banyak yang mendaftar, tetapi kelas ini me­mang sengaja dibuat beberapa kloter agar ilmu yang diberikan dapat maksimal.

BACA JUGA :  Tak Terima Ditegur Saat Lawan Arus, Pemuda di Malang Dikeroyok

“Ini sangat bermanfaat sekali, ibu-ibu kami ini sangat antusias ternyata. Mereka jadi tahu teknik dasar membuat kerajinan tanah liat, pokoknya ini adalah pengalaman yang seru,” kata dia kepada BOGOR TODAY.

Tri sangat berharap, dengan semua ilmu yang diberikan ini, sambung Tri, wani­ta-wanita ini yang akan mengajarkan kader lain untuk kegiatan selanjutnya. Tak hanya bagi anggota BWC saja, ilmu ini bisa ber­manfaat bagi sekitar termasuk diri mereka masing-masing.

BACA JUGA :  Kompetisi Skateboard, U-Games Siap Digelar di Unida 25 Mei 2024

“Saya berharap beberapa ibu-ibu yang hadir hari ini kedepannya ada yang menjadi seorang pengusaha gerabah, sehingga den­gan usaha yang mereka dirikan itu dapat membuka peluang usaha kepada orang banyak di Bogor ini,”

Sementara itu, salah satu founder BWC, Mardiah Faraz menambahkan, jika kegiatan ini dibagi beberapa kelas, mulai dari kelas ke­cil hingga kelas besar. Dari setiap anggota yang belajar di kelas kecil, nantinya mereka yang akan melanjutkan pembelajaran dari ilmu yang sudah diberikan kepada anggota baru. Dimana nantinya saling memberikan ilmu satu sama lain kepada seluruh anggota BWC.

“Allah SWT itu sudah memberikan masing-masing kelebihan dan kekurangan kepada seluruh manusia di muka bumi ini, ada orang yang bisa beberapa keahlian tapi belum tentu dia mampu dengan keahlian lainnya. Jadi kita akan menyempurnakan kemampuan skill mereka dengan barter ilmu ini,” papar Diah. (*)

============================================================
============================================================
============================================================