DSC07045Di antara rumah penduduk yang padat dan jalan yang sempit, ternyata terdapat peternakan sapi perah. Te­patnya di Gang Blender Rt 06 Rw 09 Kebon Pedes Tanah Sareal, Kota Bogor. Ini merupakan peternakan turun temurun, bahkan ada sapi yang sudah berusia mencapai 25 tahun, sudah berkali-kali memberikan keturunan, dan anaknya juga sudah memberikan ketu­runan yang banyak pula.

Seperti Eky Sulistio, peternak sapi per­ah generasi ke 12 sejak tahun 1980-an di­beri nama Peternakan Je’rami Diary Farm. Pertama didirikan oleh kakek uyut, lalu turun ke anak-anak, dan sekarang dikelola oleh cucu. “Saya ingin sampai saya memi­liki anak usaha ini harus terus berjalan,” ungkap Eky kepada Bogor Today.

“Awalnya saya kuliah di IPB jurusan Peternakan, jadi sesuai dengan peker­jaan saya sekarang, dan mengerti sekali bagaimana cara berternak,” kata Eky. Lulus kuliah tahun 2012, sebelumnya Eky bekerja di luar terlebih dahulu, un­tuk mencari pengalaman maupun mera­sakan kerja bersama orang lain. Karena kakek meninggal dan usaha peternakan sapi perah ini tidak boleh putus, Eky di­percaya untuk meneruskan bisnis wari­san leluhur ini.

Sekarang Eky tinggal menikmati hasil dan memperlebar jaring ekspansi. Peter­nakan Je’rami Diary Farm sudah diper­caya oleh Pia Apple Group yang memiliki tujuh restoran seperti Death by Chocolate, Makaroni Panggang, Rumah Cup Cakes, Lasagna Gulung, Roast Chicken, dan lain-lain. Semua menu yang dibuat dari bahan baku susu, susunya diperoleh dari Peternakan Je’rami Diary Farm. Selain Pia Apple Group, Peternakan Je’rami Diary Farm juga mengirim susunya ke restoran-restoran ternama di Bogor seperti Gumati Resto, Vamilk, dan masih banyak lagi. “Se­lain kirim ke restoran, kami juga bisa kirim ke industri rumah tangga untuk membuat keju, yoghurt,” lanjutnya.

Peternakan Je’rami Diary Farm setiap mengirim susu murni ke restoran mau­pun rumah produksi, selalu mengirim susu segar yang baru diperah. ‘’Pemerah­an dilakukan sehari dua kali pukul 05.00 dan 14.30,’’ kata Eky.

Tidak perlu kuatir Peternakan Je’rami Diary Farm menjual susu murni tidak ada minimal liter, satu liter pun dilayani. Har­ga satu liter susu murni di sini Rp. 7.000- Rp. 7.500.

Untuk Anda yang ingin memulai us­aha dengan bahan baku menggunakan susu, Peternakan Je’rami Diary Farm akan memberikan penyuluhan terlebih dahulu seperti cara memasak, mengolah yang benar, dan diberi pengetahuan ter­lebih dahulu.” Untuk percobaan paling ti­dak memakai lima liter susu,” terangnya.

Peternakan Je’rami Diary Farm saat ini memiliki 16 ekor sapi perah, enam pedet atau anak sapi, dua ekor sapi jan­tan. Sehari Peternakan Je’rami Diary Farm dapat memproduksi 180 liter susu dengan memakai 16 ekor sapi perah.

Kelebihan susu sapi murni di sini, sangat menjaga kebersihan nomor satu. Mulai dari kebersihan kandang, sapi, maupun alat perah harus benar-benar bersih. “Saya suka marah kalau ada karyawan yang jorok, kalau dia lagi perah dan saya liat embernya kotor susunya langsung saya buang. Lebih baik tidak dijual. Dan yang terpenting pera­latan sangat bersih, kuku juga tidak bo­leh panjang. Kalau panjang nanti sapinya sakit saat diperah,” jelasnya.

Kendala saat ini yang dihadapai Pe­ternakan Je’rami Diary Farm pada lahan rumput. Saat ini lahan rumput di Kota Bogor sangat sedikit. sampai-sampai ia harus mencari rumput di lahan rel kereta api. Selain itu tidak bisa menambah la­han populasi, dan kualitas pakan yang naik turun.

Bagi Anda yang ingin membeli lang­sung susu murni ke Peternakan Je’rami Diary Farm, Anda bisa datang langsung pukul 07.00-21.00 selama persediaan susu masih ada. Kalau persediaan sudah habis, Anda bisa memesan dan besok diambil. “Di sini sudah dijadi­kan tempat penelitian dari Aus­tralia, studi banding dari timur leste.” pungkasnya.

(Hesti Amelia)

============================================================
============================================================

2 KOMENTAR