MIERIP-TOMYUMTidak sulit menemukan tempat makan yang menyediakan menu mie instan sebagai sajiannya. Mulai dari warung burjo, angkringan hingga warung-warung tenda di pinggir jalan. Rasanya yang sudah nempel banget di lidah membuat makanan ini disukai semua orang. Selain murah, cara memasaknya pun mudah. Biasanya hanya dicampur dengan telur dan sedikit potongan sawi atau tomat.

Oleh : Hesti Amelia
[email protected]

Rasa mie instan sebenarnya boleh dibilang begitu-begitu saja. Meskipun pada setiap tayangan iklannya, mie in­stan terlihat begitu lezat karena diberi tambahan telur, daging, dan ikan leng­kap dengan bumbu rendang, semur bahkan gulai dan aneka sayuran.

Sekarang, bayangkan jika kita benar-benar bisa menyantap satu paket mie instan komplit seperti yang diiklankan di televisi. Nyam… pasti lezat banget rasanya. Dan ternyata, kita bisa mewujudkannya dengan mengunjungi Kedai Mierip. Karena kedai ini menyajikan menu mie instan yang diolah persis sesuai bungkusnya. Mulai dari sayur-sayuran, daging, telur dan ba­han tambahan lain ditata sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk asli dari gambar bungkusnya. Hidangan mie instan yang biasa saja pun menjadi terlihat berkelas.

Kedai Mierip didirikan sejak 1 Mei 2015 oleh Mohammad Andika Taufik Fauzany, dan Rizki Ariesetya MG. “Diberi nama Kedai Mierip stay humble dengan awalan kedai, tidak mau muluk-muluk ngaku cafe atau resto. Tapi bukan juga se­buah warung biasa, jadi jalan tengahnya ya kedai saja. Mierip sih leburan kata Mie ditamah mirip jadi Mierip,” ungkap Andika kepada Bogor Today pekan lalu.

Konsep bisnis kuliner sederhana namun bril­ian ini berawal dari impian Andika dan Rizki. Mer­eka selalu kecewa karena setiap makan mie instan di sebuah warung kopi (warkop) tidak ada ayam, sayuran, maupun telur. “Dari situlah ide ini mun­cul dan berniat menyajikan Indomie yang jujur, kalau di bungkusnya ada ayam, maka kita kasih ayam juga, kalau ada tomat irisan bulat, kita kasih juga tomat irisan bulat, kalau ada tomat irisan seg­itiga, ya kita kasih juga kayak gitu, dan seterusnya. Jadi kita menyajikan secara jujur tuh maksudnya kita nyajiin apa kata bungkusnya aja. Kira-kira be­gitulah awal mulanya brand Kedai Mierip diben­tuk,” katanya.

Perjuangan membuka Kedai Mierip, menurut Andika, tidaklah mudah. Mengingat ia juga me­miliki pekerjaan lain dan harus memanfaatkan waktu luang. Seoptimal mungkin untuk memberi perhatian ke Kedai Mierip ini. “Tapi seru dan asik, karena passionate, kalau kita passionate, semua pasti rasanya seru aja. Ciee pesan moral hahaha,” ujarnya sambil tertawa.

Menu yang ditawarkan Kedai Mierip awal­nya hanya lima. Tapi seiring berjalannya waktu, berkembang menjadi sembilan pilihan. Ada menu Mierip rasa ayam bawang, Mierip rasa soto mie, Mierip rasa ayam special, Mierip mie kuah rasa tom yum, Mierip mie goreng pedas. Menu Mierip yang menjadi andalan dan favorit Mierip rasa kari ayam, Mierip rasa bulgogi, Mierip mie goreng, dan Mierip mie keriting goreng special.

Terdapat juga menu mieras (mie rasa), mieras bolognaise, mieras barbeque, mieras lada hitam, mieras teriyaki. Kalau ingin makan mie biasa (miesa) ditambah topping pilihan ada juga di Ke­dai Mierip. Tidak ketinggalan terdapat beraneka macam toppings seperti telur, telur ceplok atau dadar, sosis, chicken nugget, keju, kornet, mau­pun bakso. Namun setiap tambahan topping dike­nakan biaya tambahan Rp. 2.000-Rp. 4.000.

Bagi orang Indonesia makan tanpa nasi seper­ti belum makan. Kedai Mierip juga menyediakan menu nasi Mierip (narip), nasi yang di sajikan sesuai gambar bungkus mie instan. Seperti narip goreng, narip goreng pedas, narip kari ayam, nar­ip soto mie. “Dan kita tetap konsisten sama kon­sep kita yaitu Mierip,” jelasnya.

Ada juga menu camilan dahsyat (cadas). Kon­sisten dengan brand yaitu Mie dan Mirip, jadi semua kreasi cemilan disini sebisa mungkin ber­bahan dasar mie dan kreasi makanan yang mirip dengan suatu makanan yang sudah familiar, con­tohnya Burger Mie. Bahan dasarnya mie, mienya dibentuk seperti burger. Ada juga sate mie, pizza mie, sushi mie. Tersedia seruput es teh manis bongsor, coolin oreo blend, dan sunset delight. Harga makanan di sini sangat terjangkau mulai Rp. 6.000-Rp. 18.000. Harga minuman dari Rp. 1.000-13.000.

Kelebihan lainnya produk juga bersifat photo able. “Ketika produk sampai di meja customer, biasanya pada fotoin, apalagi aku juga nyajiinnya sambil ku kasih bungkus mienya juga jadi bisa difoto antara produk yang kita sajikan dan gam­bar di bungkus. Tapi aku sih nyaranin buat berdoa dulu dong sebelum foto dan makan,” terangnya.

“Kendala sih standar kok, paling kalo lagi overload kadang ada yang ga kebagian meja jadi waiting list. Terus paling kalo udah ada menu-menu yang sold out dan udah malem kadang susah nyari, jadi kadang kasian customer harus cari alternatif menu lain. Overall sih ga terlalu ada kendala yang gimana banget lah,” tuturnya.

Menurut Andika, awal Kedai Mierip buka dengan tenda di halaman parkir ruko Taman Yasmin sektor 6. Modal awal kurang lebih Rp. 20.000.000. Karena musim hujan datang, dan susah jualan di tenda. Setelah enam bulan di tenda merasa cukup dan rasanya harus pindah ke ruko. November 2015 Kedai Mierip pindah di ruko Jalan Sinangling terusan Pandu Raya Ceger tanah Baru Bogor. Lokasi ruko ada di jajaran ruko setelah jembatan fly over Ceger, sekitar 100m setelah jembatan itu, dan di samping Indomaret.