Untitled-5BANDUNG, Today – Setiap tim yang mengikuti turnamen Bhayangkara harus mengikutsertakan pemain U-21. Seperti halnya saat Turnamen Piala Jenderal Sudirman lalu. Hanya Piala Bhayangkara, mewajibkan pada 90 menit laga kedua tim harus memain­kan pemain U-21.

Kebijakan itu disambut baik oleh Alfat Fathir. Pemain muda PERSIB ini menilai hal itu sebagai langkah baik buat pemain muda meningkatkan ke­mampuan dan pengalaman bersama tim senior. Kesempatan emas itu ti­dak akan disia-siakannya.

“Kalau saya setuju dan senang mendengar kabar itu, karena semua pemain muda bisa menunjukan kual­itasnya, kesempatan juga mendapat pengalaman dan belajar langsung dalam pertandingan kepada senior. Jadi kesempatan ini harus dimanfaat­kan dengan baik,” kata Alfat, Minggu (28/2/2016) malam.

Alfat berjanji jika dipercaya tampil oleh pelatih Dejan Antonic, dia akan berusaha keras membalas kepercayaan itu. Guna dapat meraih kepercayaan sang pelatih, jebolan Diklat PERSIB ini mengaku akan lebih keras lagi dalam berlatih.

Latihan dengan menu berat pun akan dilahapnya untuk bisa tampil maksimal dan memberikan yang ter­baik buat PERSIB. Pola makan dan istirahat berkualitas menjadi perha­tian untuk lebih ditingkatkan lagi dari yang selama ini dijalaninya.

“Sejauh ini, kondisi saya merasa cukup baik dan komunikasi saat berlatih pun nyaman dengan senior-senior. Apalagi, senior selalu mem­bantu dan memberikan bimbingan serta motivasi buat kita. Jadi, mudah-mudahan dipercaya, dan bisa memberikan yang terbaik buat PERSIB,” ucapnya.

Rencananya, sebanyak 10 tim su­dah akan ikut turnamen yang bakal dimulai 17 Maret ini. Mereka adalah PERSIB, Persipura Jayapura, Are­ma, Sriwi­jaya FC, Mitra Ku­kar, PS TNI, PS Polri, Persija Jakarta dan juara tur­namen Piala Gubernur Kali­mantan Timur.

(Imam/net)