Mandi Malam Sebabkan Rematik Cuma Mitos

Untitled-4

 Penyakit rematik bisa dialami oleh siapa saja. Rematik merupakan penyakit yang menyerang persendian. Banyak mitos yang berkembang mengenai penyakit ini. Salah satunya soal mandi malam hari yang disebut bisa menyebabkan penyakit rematik. Apalagi mandi malam dengan air dingin.

Oleh : Latifa Fitria
[email protected]

Stigma yang beredar tersebut salah adanya, karena tidak ada dalam ref­erensi mana pun yang mengatakan bahwa mandi pada malam hari ber­pengaruh pada kesehatan khususnya penyakit persendian atau reumatik. Secara medis mandi saat malam hari tidak menye­babkan nyeri pada persendian, anggapan tersebut muncul dari pengalaman yang diala­mi masyarakat dan hanya mitos semata.

“Mandi malam enggak masalah. Itu hanya mitos,” tegas dokter spesialis penyakit dalam dan konsultan reumatologi, Handono Kalim.

Menurut Handono, hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan bahwa sering mandi malam hari bisa menyebabkan re­matik di kemudian hari. Hanya saja, terkadang mandi malam hari dan menggunakan air din­gin bisa membuat otot kaku. Hal ini pun lum­rah dialami seseorang jika tidak kuat dingin.

BACA JUGA :  Kenali Gejala Kanker Usus Besar dan Pentingnya Menjaga Kesehatan Pencernaan

Menurut Handono, sebaiknya memang ti­dak mandi malam hari jika tubuh terasa linu setelah mandi. Air hangat disarankan untuk mengurangi rasa sakit pada persendian. Nyeri pada tulang lebih disebabkan oleh gaya hidup seseorang, seperti seberapa sering berolahra­ga, atau bagaimana ia menggunakan persen­diannya tersebut. Tapi memang dengan bert­ambahnya usia seseorang, terjadi penurunan kepadatan massa tulang. Selain itu, cairan sendi pun mengalami perubahan komposisi sehingga hal tersebut akan menyebabkan ke­luhan nyeri tulang dan sendi yang biasa dise­but reumatik.

Penyakit reumatik sendiri merupakan pe­nyakit yang menyerang persendian dan ang­gota gerak terutama tulang, sendi, otot, dan tulang belakang yang menimbulkan rasa nyeri dan kaku pada sistem musculoskeletal (sendi, tulang, jaringan ikat, dan otot).

BACA JUGA :  Ingus Berbau Busuk: Penyebab Umum dan Cara Mengatasinya

Rematik sendiri banyak macamnya. Ada leb­ih dari 100 jenis penyakit rematik dengan gejala yang mirip. Kesalahan diagnosis pun sering ter­jadi saat menentukan jenis rematik seseorang. Menurut Handono, banyak yang menduga ke­luhan nyeri sendi karena asam urat.

Rematik yang cukup parah bisa menyebab­kan kaku seperti jari tangan tidak bisa diger­akkan. Hal ini membuat kualitas hidup ses­eorang menurun. Jika persendian sudah kaku, maka tidak bisa disembuhkan atau hanya bisa dikontrol.

“Pertama mengalami kerusakan sendi. Lalu ketidakmampuan kerja seperti mengang­kat suatu benda, serta menyebabkan kema­tian dini,” ujar Handono yang juga Ketua Indo­nesian Rheumatology Associations (IRA) ini.

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================