RESMI MENGASPAL TAHUN INI

2016-bmw-m2-coupe-3“Pada tahun 2016, BMW Group Indonesia fokus mencapai kembali pertumbuhan berkelanjutan seiring perayaan 15 tahun keberadaan kami di Indonesia. Setelah BMW Seri 3 dan BMW Seri 7 tahun lalu, tahun ini kami akan memperkenalkan model-model baru yang memikat termasuk all-new BMW X1 dan BMW M2” ujar Karen Lim, Presiden Director BMW Group Indonesia.

Oleh : HILMAN SEPTIAN
[email protected]

BMW M2 (CONFIRMED KUARTAL II)

M2 tidak sebesar M4 yang sama-sama kupe. Posturnya lebih kecil baik panjang, lebar maupun tingginya. Pun dengan jantung mekanis lebih mungil diukur dari keluaran dayanya. Total, Seri 2 terkencang ini memproduksi 370 dk dengan torsi 465 Nm.

BMW mengklaim mobil ini bisa melesat 0-100 km/jam dalam 4,3 detik. Begitu juga dengan teknologi limited slip diferential terkini yang memungkinkan untuk mendapatkan grip maksimal melakukan drift yang lebih terkontrol di tikungan.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

M2 merupakan varian seri M terkecil yang membuat desain mobilnya lebih terfokus. Kenyataannya, dengan bodi tidak terlalu besar justru membuat pengemudi lebih leluasa menikmatinya bahkan saat melaju di lalu lintas perkotaan.

Faktor berikutnya yang tak kalah penting adalah girboks kopling ganda 7-percepatan. Belajar dari mobil M lainnya, girboks ini mestinya sangat responsif sehingga mampu menghadirkan keasyikan berkendara istimewa.

BMW X1 (CONFIRMED KUARTAL III)

Kendati secara model mirip dengan X1 yang beredar sekarang. Tapi secara keseluruhan X1 merupakan mobil yang berbeda total. Selain kombinasi gril dan headlamp depan anyar, postur mobil kini lebih tinggi terutama di bagian garis atap.

Akibatnya, X1 baru lebih mirip dengan SUV sejati ketimbang model sebelumnya yang ada kesan station wagon dengan garis atap yang rendah.

BACA JUGA :  Mitsubishi Siapkan Generasi Baru Xpander, Masuk Daftar 13 Model yang Akan Diluncurkan Hingga 2030

Perubahan itu juga merambah di sektor teknikal. Paling utama adalah di versi berpenggerak 2 roda, X1 kini tak lagi memakai penggerak roda belakang (RWD) melainkan penggerak roda depan (FWD). Perhitungan logisnya adalah e­ siensi BBM yang lebih baik dan maksimalisasi ruang kabin berkat konsentrasi semua komponen penggerak di poros roda depan.

Konsumen BMW tradisional pun tak perlu skeptis karena BMW terbukti sukses menjaga ketajaman handling BMW melalui Seri 2 Gran Tourer dan Active Tourer yang FWD.

Kendati di Indonesia selama ini X1 hanya hadir dalam pilihan gerak 2 roda, dalam bahasa BMW disebut sDrive, namun BMW juga memiliki varian berpenggerak 4 roda (xDrive). Dengan sDrive pun seharusnya sudah cukup memenuhi kebutuhan konsumen X1 di Indonesia yang lebih sering mejelajah aspal perkotaan. (/net)

 

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================