Tujuan Hidup

ismet-ali-1Banyak manajer sering merasa kehidupannya kering dan energinya terkuras hanya untuk kerja? Padahal kalau diukur ha­sil kinerjanya juga tidak terlalu nyata bagi dirinya apalagi un­tuk perusahaan.

Ismet Ali
Master Coach Soft Skills

Dari pengalaman pendamp­ingan (Coaching) para manajer dibeberapa perusahaan di Ja­karta, keadaan itu lebih dise­babkan karena para manajer tidak memiliki tujuan hidup (Life Goals Setting) yang jelas. Mereka seperti tikus yang terus berputar dalam kurungannya. Awalnya mereka berlari cepat, maka kurunganpun akan ber­putar cepat. Berhubung tanpa hidup yang jelas maka ma­kin lama merekapun semakin melambat. Kehabisan energi dan semangat hidup.

Kita sadar bahwa lingkun­gan bisnis terus (ekonomi, politik dan teknologi) terus berubah secara dinamis. Lingkungan me­mang susah dikendalikan, teta­pi seorang manajer harus bisa menentukan tujuan hidupnya. Harus tegas dan mampu me­manfaat peluang untuk mencapai kehidupan yang seimbang antara target pekerjaannya (professional) dan target pribadi.

BACA JUGA :  VinFast Evo Jadi Pilihan Motor Listrik Harian, Jarak Tempuh 150 Km dan Baterai Bisa Ditukar

Falsafah tujuan hidup pribadi adalah memusatkan perhatian kita pada hasil yang diinginkan dari hidup ini. Ada 6 langkah dalam membuat tujuan hidup. Pertama, Buat beber­apa tujuan hidup yang anda butuh­kan. Kebutuhan itu bisa mencakup target fisik, emosional, mental, so­sial, finansial dan spiritual. Kedua, Tentukan kebutuhan utama dari banyak kebutuhan itu, yang harus berdampak langsung pada pencera­han pribadi dan profesional. Ketiga, Tentukan apa yang benar-benar anda inginkan, yaitu yang paling penting, yang beresiko bila tidak Anda laku­kan. Keempat, Pilih tujuan terakhir yang bisa diprediksi keberhasilannya. Kelima, Tetapkan batas waktu penca­paiannya. Sebaiknya waktu awalnya terbuka tapi batas waktu akhirnya harus tertutup. Misalnya, meningkat­kan kecerdasan emosional seorang manajer dengan melakukan meditasi maksimum 6 kali, minimum 3 kali seminggu. Keenam, Lakukan moni­toring dari hasil yang dicapai dari setiap target kerja dan target pribadi persatuan waktu pelaksanaan. Pen­galaman banyak manajer yang memi­liki tujuan kehidupan yang jelas telah memberikan banyak manfaat. Mer­eka memiliki kesanggupan pribadi (Personal Commitment) dan mampu mengambil langkah-langkah kecil yang berhasil.Menjadi lebih percaya diri baik ditempat kerja maupun dil­ingkungan sosial.

BACA JUGA :  VinFast Evo Jadi Pilihan Motor Listrik Harian, Jarak Tempuh 150 Km dan Baterai Bisa Ditukar

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================