Tragedi penerbangan kembali terjadi. Sebuah pesawat jenis Airbus A320 milik EgyptAir jatuh. Sekitar 66 penumpÂang termasuh bayi dan wanita dipastikan meninggal dunia.
TERKAIT jatuhnya pesawat EgyptAir MS804 itu, PresÂiden Prancis Francois HolÂlande menggelar jumpa pers. Hollande menyebut pesawat A320 itu jatuh.
“Informasi yang kami kumpulkan dari menteri dan otoritas Mesir, terÂkonfirmasi. (Pesawat) itu jatuh, hilang,†ujar Hollande di Paris sepÂerti dilansir BBC.com, Kamis (19/5/2016).
Sebelumnya diberitaÂkan sumber di penerbanÂgan Yunani yang tak mau diseÂbutkan namanya menyebutkan
pesawat itu jatuh di sekitar 130 nautical mil di sekitar Pulau KarÂpathos. Pesawat itu jatuh di laut. Namun belum ada sumber resmi yang bisa memastikan ini. Pesawat itu diketahui terbang dari Paris, Prancis menuju Kairo, Mesir.
Pesawat terakhir kali terlihat sebelum lepas landas di Bandara Charles de Gaulle Airport pada Rabu (18/5) malam waktu setemÂpat. Pesawat hilang dari pantauan radar pada ketinggian 37.000 ribu kaki atau sekitar 80 mil sebelum masuk dalam wilayah udara Mesir.
Kabar terbaru datang terkait Pesawat Airbus A320 EgyptAir. PeÂsawat yang hilang dari radar terseÂbut kabarnya jatuh laut di KepuÂlauan Karpathos, Yunani.
Seperti dikutip AFP, Kamis (19/5/2016), sumber di penerÂbangan Yunani yang tak mau diseÂbutkan namanya menyebutkan pesawat itu jatuh di sekitar 130 nautical mil di sekitar Pulau KarpaÂthos. Pesawat itu jatuh di laut.
Namun belum ada sumber resmi yang bisa memastikan ini. Pesawat itu diketahui terbang dari Paris, Prancis menuju Kairo, Mesir.
Perdana Menteri Mesir Sherif Ismail mengatakan pencarian peÂsawat EgyptAir sedang berlangÂsung. Menurut Sherif, terlalu dini menyimpulkan penyebab jatuhnya pesawat, termasuk soal terorisme.
“Operasi pencarian sedang berlangsung saat ini di daerah di mana pesawat diyakini hilang konÂtak,†katanya kepada wartawan di Bandara Kairo seperti dilansir ReÂuters, Kamis (19/5/2016).
Saat ditanya oleh wartawan, apakah dirinya mengenyampingÂkan adanya teroris di balik insiden itu, Ismail tetap tidak mau menyÂimpulkan. “Kita tidak bisa mengecÂualikan apa pun saat ini atau menÂgonfirmasi apapun. Semua operasi pencarian harus disimpulkan seÂhingga kita dapat mengetahui peÂnyebabnya,†jelasnya.
Seorang kapten kapal bernama Tarek Wahba mengaku ikut menÂcari puing pesawat EgyptAir di laut. Tarek mengaku menemukan pelamÂpung dan mem-posting fotonya di laman Facebook miliknya.
Dilansir BBC.com, Kamis (19/5/2016), Tarek sebelumnya menulis di laman Facebook bahwa dirinya terlibat dalam pencarian puing pesawat tersebut. Dia keÂmudian mengaku menemukan pelampung di laut.
Tarek merupakan pegawai perusahaan shipping Maersk dari Alexandria. Dia mengatakan telah menemukan sebuah pelampung serta bagian dari kursi pesawat. Namun dia tidak menjelaskan lebih lanjut di mana lokasi penemuan itu.
Sebelumnya diberitakan sumÂber di penerbangan Yunani yang tak mau disebutkan namanya meÂnyebutkan pesawat itu jatuh di sekitar 130 nautical mil di sekitar Pulau Karpathos. Pesawat itu jatuh di laut. Namun belum ada sumber resmi yang bisa memastikan ini. Pesawat itu diketahui terbang dari Paris, Prancis menuju Kairo, Mesir.
(Alfian M|net)
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















