Kartu Eelektronik Dorong Konsumsi

Peluang Pertumbuhan

Penetrasi kartu: Real Con­sumption tumbuh rata-rata 2,3 persen pada tahun 2011-2015. Ini berarti bahwa penggunaan kartu menyumbang sekitar 0,4% dari pertumbuhan konsumsi. Di neg­ara berkembang pertumbuhan konsumsi umumnya Iebih tinggi, maka peningkatan jumlah kartu akan memberikan dampak yang lebih besar.

Penggunaan Kartu: Negara-nega­ra dengan tingkat pertumbuhan penggunaan kartu yang tinggi juga akan mangalami pertumbu­han ekonomi yang tinggi. Misal­nya, kenaikan besar dalam PDB tercatat di Hongaria (0,25%), Uni Emirat Arab (0,23%), Chili (0,23%), Irlandia (0,2%), Polandia (0,19%), dan Australia (0,19%)

  1. Kontribusi Terhadap Lapangan Pekerjaan
BACA JUGA :  Jaga Usus dan Hati Sehat dengan 3 Minuman Ini, Rekomendasi Dokter Harvard

Peningkatan penggunaan kartu menambahkan rata-rata 2,6 juta pekerjaan setiap tahun­nya di 70 negara antara 2011 sampai dengan 2015. Dua neg­ara dengan rata-rata penamba­han Iapangan pekerjaan terbe­sar adalah Tiongkok sebanyak 427.000 pekerjaan dan India sebanyak 336.000 pekerjaan.3. Potensi Pertumbuhan

BACA JUGA :  LPDP Buka Beasiswa Co-Funding 2026, Kesempatan Kuliah S2 di China, AS, hingga Indonesia

Dari studi yang dilakukan ter­hadap 70 negara, Moody’s men­emukan bahwa setiap 1% kenai­kan pembayaran elektronik dapat menghasilkan kenaikan rata-rata sebesar US$ 104 miliar setiap ta­hunnya terhadap konsumsi barang dan jasa. Dengan asumsi bahwa faktor Iainnya di masa yang akan datang tetap sama, penggunaan kartu dapat meningkatkan rata-ra­ta sebesar 0,04% setiap tahunnya terhadap PDB suatu negara.

(Alfian M|dtc)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================