Terus Tancap Gas Rio!

Mobil MRT05 yang dikenda­rai Rio tidak buruk-buruk amat. Karena, ia sempat memuncaki speed trap di GP Rusia. Memang, mobil Rio masih sulit untuk ber­saing dengan tim besar seperti Ferrari ataupun Mercedes, tapi setidaknya, dia bisa mengalah­kan dulu rekan setimnya, Pascal Wehrlein.

Hal itu harus dilakukan Rio. Karena, jika setidaknya bisa kon­sisten menyodok 15 atau 10 besar, peluangnya untuk direkrut tim lain, menjadi kian besar. Ter­lebih, Rio terancam hanya tampil dalam 11 race musim ini (karena pembayaran belum lunas, red).

Situasi ini menimbulkan pertanyaan bagi banyak pihak. Banyak yang menyangka jika ma­salah keuangan menjadi alasan Rio tidak berpartisipasi bersama Manor Racing semusim penuh. Apalagi, pada hari pertama tes di Sirkuit Catalunya-Barcelona, Manor memilih Pascal Wehrlein, sedangkan di hari kedua menun­juk pebalap muda, Jordan King.

BACA JUGA :  Turnamen Voli Istimewa Piala Karang Taruna Meriahkan HJB ke-544 di Malasari Nanggung

“King yang menguji mobil hari ini karena Manor ingin men­guji kemampuannya. Selain itu, Manor juga masih menunggu kej­elasan dari Rio terkait pelunasan pembayaran untuk sisa musim. Tentu saja ada tekanan dari pihak Manor pada Rio dengan turunnya King. Mereka ingin pembayaran secepatnya” ungkap manajer Rio, Piers Hunnisett.

Meski demikian, Piers men­gungkapkan Rio tidak berdiam diri di rumah. Ia tetap datang ke sirkuit untuk berdiskusi dengan tim mekanik. Saat ini, Rio baru membayar delapan juta euro dari 15 juta yang diminta Manor, artin­ya Rio terancam tidak mengikuti F1 setelah GP Hungaria.

“Saya pikir mental Rio tidak terganggu meski belum ada solusi soal pendanaan. Dia sangat fokus pada setiap balapan. Ya bisa dibi­lang GP Hungaria menjadi ajang terakhir Rio jika dananya tidak terkumpul,” pungkas Piers.

BACA JUGA :  Alwi Farhan Tantang Lakshya Sen di Indonesia Open 2026, Ini Fakta Menarik Jelang Duel

Pemerintah Menyerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengaku sudah menyerah untuk mencari­kan dana sisa pembayaran agar Rio tampil penuh pada balap F1 2016. Menpora Imam Nahrawi mengatakan, seperti habis akal mencari sumber pendanaan agar pebalap 23 tahun itu bisa tetap tampil semusim penuh.

“Kalaupun kami gagal (men­cari dana), kami mohon maaf. Saya kira manajemen Rio su­dah memaklumi,” ujar Imam di Kemenpora, Jakarta, Kamis (19/5/2016).

Dia menjadikan pengetatan anggaran instruksi Presiden Joko Widodo ( Jokowi) sebagai alasan. Tenggat waktu peluna­san pembayaran untuk Rio akan berakhir dalam dua pekan ini.

(Rishad/Net)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================