Tanam Pohon Agar Sekolah Sejuk

20160523_095055-(1)RICKY ISKANDAR
[email protected]

Euis Marni tampak tersenyum ramah ketika Tim Bogor Hejo memasuki pekarangan SDN Tegallega 2, Bogor Baru, Kota Bogor. Dia tak banyak bicara, tetapi dari pandangannya Euis tampak ingin bercerita banyak tentang kondisi sekolah yang dipimpinnya.

Tampaknya Pemimpin Redaksi SKH Bogor Today Al­fian Mujani cukup tanggap atas ekspresi wajah Euis. ‘’Bu Euis, bolehkah saya melihat mushola, ruang perpustakaan, dan ruang kelas di sini,’’ tanya Alfian, yang langsung disam­but Euis dengan memandu Alfian ke ruang-ruang yang di­tanyakan tadi, ‘’Mangga Pak,’’ katanya.

Meski sempit, mushola di SDN Tegallega 2 cukup ber­sih. Namun sulit digunakan solat berjamaah dalam jumlah banyak. Kapasitas mushola ini hanya cukup untuk 10 orang. ‘’Kalau solat dhuha bersama anak-anak kita gunakan teras mushola ini,’’ katanya.

Begitu juga ruang per­pustakaannya, sangat sempit. Tampaknya ruangan terse­but bekas ruang administrasi atau ruang guru yang nempel dengan ruang kepala sekolah. ‘’Ruangan perpustakaan san­gat kita butuhkan karena mu­rid di sini sebagian besar dari kelompok MBR (masyarakat berpendapatan rendah). Pe­kerjaannya ada yang penga­men, pemungut sampah, mereka tak memiliki kemampuan untuk membeli buku bacaan,’’ kata Euis.

BACA JUGA :  Mengapa Dajjal Tidak Disebutkan Secara Langsung dalam Al-Qur’an?

Satu ruang kelas tampak dibiarkan kosong. Kondisinya memang sangat memerihatink­an. Langit-langitnya bergelom­bang seperti akan ambrol. Euis lantas mengajak Alfian ke luar ruangan untuk melihat posisi atap genteng ruangan kelas itu. ‘’Lihatlah atapnya sudah melengkung ke bawah, kami takut ambruk. Karena itu kelas ini dikosongkan dan muridnya digilir masuk siang,’’ katanya. Jumlah muris SDN Tegallega 2 tercatat 234 pelajar.

Meski demikian, Euis tetap bersemangat dan sama sekali tak mengeluhkan kondisi fisik seko­lah yang dipimpinnya. ‘’Saya dan para guru di sini berterimakasih Bogor Hejo dari Bogor Today su­dah mau datang ke sekolah kami untuk menanam pohon. Hari ini Pak Alfian datang ke sekolah yang tepat,’’ katanya.

Euis lantas meminta para muridnya untuk menyimak edukasi pohon yang disam­paikan Alfian dan Amalia Dian alias Amel. ‘’Kita ke­datangan tamu dari Bogor Today untuk mengajari anak-anak cara menanam pohon dan merawatnya. Ini kegiatan yang sangat penting agar seko­lah kita tidak terasa panas,’’ katanya yang disambut den­gan sorak sorai seratusan mu­rid kelas 1, 2 dan 5.

BACA JUGA :  ​Menuju Kepemimpinan Baru, Pendaftaran Ketua Kadin Kota Bogor Resmi Ditutup Hari ini

Semangat Euis dan para guru SDN Tegallega 2 untuk membuat lingkungan sekolah menjadi lebih hijau, cukup tinggi. Ini terbukti dengan su­dah dimilikinya koleksi sejum­lah pohon buah-buahan seper­ti mangga, sawo, dan sejumlah pohon pelindung seperti ce­mara di halaman sekolah. Di pekarangan samping sekolah juga terdapat pohon pala dan sejumlah pohon lainnya.

Amel dan Tato Marsito (sekretaris Bogor Hejo) yang memandu kuis pohon juga tampak bersemangat me­mandu anak-anak untuk men­jawab pertanyaan seputar pohon dan lingkungan hidup. Seperti biasa, anak-anak yang bisa menjawab mendapatkan hadiah alat-alat sekolah dari Linda Kristanti Nussy SH (BRI Dewi Sartika) dan beras daro donatur tetap Bogor Hejo.

Selain membagikan hadiah kuis, Amel juga menyantuni 10 anak yatim dan piatu, yang disalurkan Ayu B Nurdin dari Yayasan Indera Surya, Jakarta Selatan. Bogor Hejo selain menanam pohon setiap hari juga membantu menyalurkan sedekah para dermawan. (*)

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================