KPKKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Bersama Penegak Hukum 2016 yang berlangsung pada 23-27 Mei 2016 guna mendorong percepatan pemberantasan tindak pidana korupsi antara lain dengan meningkatkan kapasitas aparat penegak hukum dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi dan sinergi di antara penegak hukum. Ini merupakan pelatihan kali kedua yang diselenggarakan KPK di bawah kepemimpinan Agus Rahardjo.

Oleh : Abdul Kadir Basalamah
[email protected]

Pelatihan yang ber­langsung selama 5 hari ini digelar di Hotel Aston Bogor, kawasan Bogor Nirwana Residence (BNR), Kota Bo­gor, mulai kemarin. Sejumlah pimpinan lembaga penegak hukum hadir di pembukaan pelatihan ini, antara lain Ket­ua KPK Agus Rahardjo, Ketua PPATK M Yusuf, Jampidsus Arminsyah, Wakabareskrim Irjen Pol Aridono Sukanto dan perwakilan dari BPK RI.

Baca Juga :  Pemkot Bogor Anggarkan Perbaikan Atap Sekolah Ambruk di SDN Bantarjati 9

“Saya memang ingin lati­han semacam ini nanti secara berkesinambungan dilaku­kan, juga dilakukan dengan perbaikan-perbaikan,” kata Agus Rahardjo dalam sam­butannya, Senin (23/5/2016).

Pelatihan ini diberi tema Peningkatan Kapasitas Pen­egak Hukum dalam Pen­anganan Tindak Pidana Korupsi Wilayah Hukum Provinsi DKI Jakarta. Materi yang diberikan di antaranya analisis dan perkembangan yurisprudensi penanga­nan perkara, mengurangi egosentrik antar lembaga, pelacakan aset dan etika dan integritas serta penjelasan mengenai peran unit koordi­nasi dan supervisi KPK dalam pemberantasan korupsi.

Jumlah peserta pelati­han yakni 80 penyidik dari Polda Metro Jaya, 10 penyi­dik Bareskrim Polri, 35 pe­nyidik dan jaksa dari Kejati DKI Jakarta, 10 penyidik dan jaksa Direktorat Penyidikan dan Jampidsus Kejaksaan RI, 5 penyidik atau penuntut umum pada KPK RI, 10 audi­tor Badan Pemeriksa Keuan­gan serta 10 auditor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) pusat. “Tidak hanya mengenal ma­teri tapi mengetahui lebih dalam tentang materi. Tidak menutup kemungkinan di pelatihan berikutnya masuk ke spesialisasi. Inti dari kita ketemu di sini meningkatkan kompetensi pengen integritas tumbuh dengan baik,” sam­bung Agus.