
“Tekanan pelemahan terhadap rupiah masih akan bertahan, walaupun penÂguatan dolar yang tidak lagi tajam bisa mengurangi ruang depresiasi rupiah,†kata Ekonom Samuel Sekuritas Indonesia Rangga Cipta dalam risetnya yang diteriÂma hari ini.
Dia mengatakan dolar masih naik. waÂlaupun laju penguatannya terus melamÂbat. Ekspektasi kenaikan Fed Fund Rate target di Juni 2016 masih menjadi doÂrongan yang utama.
Rangga mengatakan rupiah juga terÂtekan oleh pelemahan harga komoditas.
“Ketiadaan optimisme terhadap prosÂpek pertumbuhan ekonomi ditambah ketiÂdakpastian tax amnesty membuat daya tahan rupiah terhadap gejolak eksternal menjadi sangat berkurang dibanding seÂbelumnya,†kata Rangga.
(Winda/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















