
Kemenangan itu menjadi yang pertama bagi Persipura di TSC 2016 setelah di laga seÂbelumnya hanya mendapatkan dua imbang, dan satu kekalahÂan. Jafri mengatakan, keputusan menurunkan Boaz Solossa dan Lukas Mandowen di babak kedÂua membuahkan hasil manis.
“Keinginan untuk menang sudah ada sejak menjalani perÂtandingan pertama, tapi baru kesampaian hari ini [Senin malam]. Keinginan untuk mendapat kemenangan semakin kuat setelah kami menuai hasil kurang memuaskan di tiga perÂtandingan sebelumnya,†ucap Jafri.
Sebelum pertandingan saya sudah omong kepada pemain, sepakbola adalah kebanggaan orang Papua. Itu kembali saya ulangi lagi ketika pemain masuk ruang ganti di pergantian babak. Itu rupanya memompa semanÂgat mereka untuk kerja keras meraih kemenangan, dan sukses terbayar tuntas.â€
Jafri juga menyatakan, peÂmusatan latihan di Batu selepas dikalahkan Semen Padang di pekan ketiga memberikan damÂpak positif kepada tim Mutiara Hitam. Selain tidak menguras energi dibanding harus berangÂkat dari Papua, juga menguatÂkan chemistry antarpemain. Hal itu diamini Lukas yang menjadi pencetak gol kemenangan PerÂsipura.
“Terus terang, saya masih menahan sakit dalam pertandinÂgan tadi. Tapi dorongan kuat dari pelatih dan teman-teman selama menjalani pemusatan latihan di Batu, serta sebelum pertandinÂgan lawan Persela membuat saya kuat,†papar Lukas.
“Selain itu, kemenangan lawan Persela ini juga berkat buah kedisiplinan yang diterapÂkan pelatih selama latihan. Puji Tuhan Persipura bisa raih keÂmenangan, dan berkah bagi saya mampu cetak gol dalam persemÂbahkan kemenangan perdana untuk Persipura.â€
(Imam/net)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















