“Seleknas tunggal putri ini adalah kebijaksanaan Binpres dan pengurus PBSI khususnya dari arahan Pak Ketua Umum (Gita Wirjawan). Kami memang perlu menambah pemain tung­gal putri karena sektor ini dinilai masih kurang dan juga untuk in­vestasi atlet sebagai legacy kami kepada kepengurusan men­datang,” ujar Kepala Bidang Pembinaan PP PBSI Basri Yusuf.

BACA JUGA :  126 Atlet Kota Bogor Siap Berlaga di POPWIL I Jabar

“Pemilihan atlet di kelas U-19 murni dari hasil pertandin­gan selama selaknas. Kalau yang U-17 bukan dari rangking murni, tetapi juga pengamatan tim pan­elis yang merupakan legenda bulutangkis Indonesia,” tutur Basri dalam rilis pers Tim Hu­mas Dan Social Media PP PBSI.

BACA JUGA :  Raker Kormi Kabupaten Bogor, Akew Minta Pengurus 2024 Keluarkan Ide Proker

Nama-nama mantan peb­ulutangkis handal Indonesia seperti Susy Susanti, Hariyanto Arbi, Ivanna Lie dan Bambang Supriyanto akan menjadi tim panelis yang mengamati talenta-talenta di tunggal putri selama seleknas. Beberapa kriteria pe­nilaian tim panelis adalah po­tensi/bakat atlet kedepannya, motivasi, semangat, dan lain-lain.

(Imam/net)

Halaman:
« 1 2 » Semua
============================================================
============================================================
============================================================