Perempuan Marjinal untuk Mengajar

Pemerintah Kabupaten Bogor, kata Yanti, mendapat sokongan dari APBN untuk mengembang­kan 500 warga belajar di Paket A, Paket B 1.710 warga dan Paket C 1.430 warga belajar. Selain itu, ada juga Paket C Vokasional bagi 25 warga belajar dan pendidikan kecakapan perempuan bagi 250 warga.

“Paket C Vokasional 25 warga belajar dan pendidikan kecaka­pan perempuan itu nanti ada di Desa Sukagali, Kecamatan Mega­mendung,” tegasnya.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

Ditempat yang sama, Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat, Yusuf Muhidin menjelaskan, pencanan­gan GP3M untuk memantik peran para perempuan dalam duni pen­didikan di Indonesia nantinya.

“Kami berharap, gelora lit­erasi dan pemberdayaan perem­puan di Kabupaten Bogor dapat menyebar dan jadi pelopor di Indonesia,” kata dia.

BACA JUGA :  PWI Kabupaten Bogor Sembelih 1 Sapi dan 9 Kambing, Tebar Semangat Berbagi di Iduladha 1447 H

Ia pun mengingatkan untuk meningkatkan kebiasaan mem­baca yang menurutnya salah satu cara mencerdaskan warga Indone­sia. “Mencerdaskan manusia Indo­nesia melalui literasi, sama artinya menyiapkan jalan menuju masa depan bangsa yang gemilang,” tandasnya. (Rishad Noviansyah)

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================