
 EURO 2016 jadi yang ketiga bagi Prancis menjadi tuan rumah ajang sepakbola terakbar di benua biru. Seperti pada edisi 1984, Les Bleus dijagokan jadi kampiun di rumahnya sendiri. Pasalnya, dengan keuntungan lolos otomatif ke putaran final, membuat Paul Pogba dkk. lebih banyak menggelar laga ujicoba. Hasilnya pun cukup impresif, dari 10 kali bertanding, delapan diantaranya berakhir dengan kemenangan dan dua kali kalah.
RISHAD NOVIANSYAH
[email protected]
Pada dua kesempatan perÂtama Prancis jadi tuan rumah adalah pada tahun 1960 dan 1984. Jika di edisi perdana yang hanya diikuti empat tim, mereka kalah di pertandingan pertama, sementara di kali kedua,’Tim Ayam Jantan berÂjaya setelah mengalahkan SpaÂnyol 2-0 di final.
Edisi 2016 ini, mereka kembali dijagokan dengan kumpulan para pemain muda arahan Didier Deschamps. TerÂkait komposisi pemain, meski tanpa Karim Benzema, amunisi utama Prancis ada di lapangan tengahnya.
Deschamps memiliki bariÂsan gelandang yang dinamis dengan keberadaan Paul PogÂba, Blaise Matuidi, Dmitri Payet dan N’Golo N’Kante.
Status tuan rumah dan haÂsil persiapan yang positif memÂbuat skuad Prancis berada di posisi teratas daftar unggulan juara Piala Eropa 2016. DemikiÂan terpantau dari rumah taruhan Eropa pada Jumat (3/6/2016).
Berada di posisi dua dafÂtar unggulan juara adalah JerÂman. Tak diperkuat Philipp Lahm, juara Piala Dunia 2014 ini sempat menelan kekalahan dari Republik Irlandia di baÂbak kualifikasi dan tunduk saat berhadapan dengan Slovakia di laga ujicoba belum lama ini.
Adalah Spanyol yang menÂempati posisi ketiga daftar unggulan juara. La Furia Roja adalah juara Piala Eropa dua edisi terakhir.
Meraih hasil 100 persen keÂmenangan di fase kualifikasi, Inggris ditempatkan di poÂsisi empat kandidat juara. The Three Lions berada di atas BelÂgia yang berada di urutan lima. Sementara Italia berada di poÂsisi tujuh daftar unggulan juara.
Terlebih, polesan DesÂchamps diklaim membuat para pemain nyaman menerapkanÂnya di atas lapangan. Pogba sendiri mengakui hal itu.
“Dia selalu meminta kami untuk fokus ke pertandingan, dan pada situasi yang spesifik. Dia tidak pernah ingin meliÂhat kami khawatir terhadap kejadian-kejadian diluar lapanÂgan,†ungkap mantan pemain Manchester United itu kepada wartawan.
“Dia sudah pernah berada di situasi seperti ini, dan dia akan membagi pengalaman tersebut kepada kami. Sebuah hal yang selalu dia lakukan. Ketika Anda memiliki sosok legendaris seperti dia di ruang ganti, maka Anda pasti akan merasa nyaman,†tegas gelanÂdang Juventus itu.
Deschamps yang semaÂsa menjadi pemain pernah meraih gelar Piala Eropa dan Piala Dunia bersama timnas Prancis diharapkan Pogba bisa menjadi faktor pembeda untuk timnya. Ia juga mengakui kalau sang pelatih merupakan sosok yang berkarisma dan membaÂwa aura positif untuk timnya. (Rishad/Net)
Bagi Halaman
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















